Minuman Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil Hingga Persalinan

Minuman Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil Hingga Persalinan

Minuman yang dilarang untuk ibu hamil

Selain kebutuhan asupan nutrisi dari makanan, disaat masa kehamilan ibu juga sangat membutuhkan cairan untuk tubuh dan kesehatan janin. Kebutuhan cairan tubuh juga akan terus semakin meningkat seiring tumbuh kembang janin. Cairan juga dibutuhkan agar tidak menimbulkan tubuh menjadi dehidrasi. Tetapi Anda juga harus mengetahui mana minuman yang di anjurkan dan mana minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Karena hal ini juga akan mempengaruhi kesehatan Anda dan juga sang janin.

Oleh karena itu, tidak semua jenis minuman aman dikonsumsi untuk ibu hamil. Apalagi jika mengonsumsinya secara berlebihan dan tidak dalam batas yang wajar.

Efek dari mengonsumsi secara berlebihan selain dapat menganggu kesehatan ibu hamil, juga akan menganggi tumbuh kembang janin. Selain itu juga akan muncul komplikasi lain yang dapat membahayakan kehamilan Anda. Oleh karena itu, sangat perlu diketahui oleh Anda jenis minuman apa saja yang dilarang untuk ibu hamil. Inilah beberapa minuman yang sebaiknya di hindari pada masa kehamilan Anda, antara lain:

  1. Jenis susu yang tidak mengalami dipasteurisasi

Dipasteurisasi atau pasteurisasi adalah proses pemanasan suatu makanan atau minuman yang bertujuan untuk membunuh organisme yang merugikan seperti bakteri jahat, protozoa dan lainnya, yang akan menghambat pertumbuhan mikroba pada pada makanan ataupun minuman.

Minum susu pada umumnya merupakan cara menyehatkan tubuh dalam membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi harian Anda. Akan tetapi, Anda juga harus cermat dalam memilih jenis usus yang akan dikonsumsi.

Pada masa kehamilan, Anda harus menghindari susu yang tidak dipasteurisasi, karena bakteri yang terdapat pada susu tidak dipasteurisasi akan membahayakan tubuh Anda dan juga janin. Bakteri pada susu yang tidak dipasteurisasi akan menyebabkan kerusakan permanen pada palsenta Rahim.

  1. Rumput gandum

Walaupun sari rumput gandum memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh. Akan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil, justru dapat membahayakan kesehatan.

Melihat kondisi panen rumput gandum dalam kondisi yang lembab, sehingga akan lebih banyak resiko kontaminasi akibat dari mikroba dan juga jamur.

Oleh karena itu, Anda harus menghindari jus atau sari rumput gandum yang terbuat dari bahan-bahan yang mentah.

  1. Bersoda

Banyak sekali jenis soda yang sudah beredar, saat ini juga sangat popular dengan diet soda. Walaupun telah diklaim lebih sehat, akan tetapi jika dikonsumsi oleh wanita hami sangat tidak disarankan.

Biasanya dalam salah satu bahan utama pembuatan minuman diet akan terdapat kafein. Dan juga kandungan pemanis buatan yang terdapat pada minuman diet sehat ialah sakarin.

Apa sih sakarin itu? Sakarin merupakan bahan kimia yang sangat mudah membahayakan plasenta hingga ke janin. Apabila dikonsumsi secara berlebihan, bahan ini akan mempengaruhi pertumbuhan janin dan juga sangat beresiko menyebabkan bayi menjadi cacat.

  1. Kafein

Minum kopi tidak hanya lelaki saja, sebagian wanita tak sedikit telah kecanduan dengan minuman satu ini. Bahkan hingga hamil pun hasrat untuk minum Tak sedikit wanita yang kini ‘kecanduan’ minum kopi, sehingga bahkan saat hamil pun keinginan untuk minum kopi tetap tinggi.

Faktanya, menghilangkan atau menghindari mengonsumsi yang berkafein akan menjadikan tubuh lebih baik. Akan tetapi Anda bisa memulainya dengan membatasi atau mengurangi jumlah minuman yang berkafein, semisal 1 hari cukup saru cangkir.

Pada saat di trimester pertama mulailah untuk mengurangi minuman yang berkafein., untuk menghindari adanya resiko keguguran.

  1. Green Tea

Teh hijau kerap sekali di jadikan alasan sebagai minuman yang menyehatkan tubuh. Tetapi jika Anda dalam kondisi hamil, alangkah baiknya untuk menguranginya. Karena teh hijau juga mengandung kafein.

Mengonsumsi teh hijau secara berlebihan dapat meningkatkan metabolism dalam tubuh yang sudah mencapai puncaknya di saat masa kehamilan.

Apabila kondisi tersebut dipadukan dengan kurangnya penyerapan asam folat, maka kondisi ini dapat menimbulkan efek pada kandungan Anda.

  1. Minuman Kemasan

Mengikuti gaya hidup yang kekinian saat ini, menjadikan sering mengonsumsi minuman yang berbagai rasa hingga bersoda. Mengonsumsi minuman seperti itu juga kerap sekali dijadikan seperti makanan ringan yang di konsumsi sehari-harinya. Perlu di ingat juga minuman yang terdapat pada kemasan memiliki kadar gula yang tinggi hingga adanya pemanis buatan.

Walaupun minuman yang memiliki bermacam rasa dan bersoda dapat meredakan mual dan menyegarkan tubuh kembali. Tetapi mengonsumsi minuman ini secara berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan organ tubuh, apalagi untuk kesehatan janin.

Minuman seperti itulah yang akan menyebabkan munculnya resiko diabetes gestasional, dan pada akhirnya akan memicu komplikasi lainnya entah itu pada saat masa kehamilan maupun pasca persalinan nantinya.

  1. Alkohol

Minuman yang sangat di larang walaupun keadaan tubuh Anda sehat. Tetapi masih banyak juga yang beranggapan minuman berakohol masih sedikit aman di konsumsi oleh ibu hamil. Tetapi kenyataanya justru sebaliknya.

Walaupun Anda hanya meminumnya dalam jumlah sedikit, tetapi alkohol ini sangat cepart berpengaruh pada kondisi janin. Salah satu resiko yang sering terjadi ialah penyebab cacat pada janin, gangguan pada tumbuh kembang janin hingga kelahiran, hambatan perkembangan organ tubuh.

Oleh karena itu, hindari minuman yang sekiranya dilarang untuk ibu hamil. Untuk kebutuhan cairan dalam tubuh, lebih baik Anda minum air putih minimal sesuai aturan harian, atau bisa juga minum jus buah yang pasti aman untuk ibu hamil. Jangan lupakan keamananya dalam setiap mengonsumsi apapun.

Sekian informasi terkait minuman yang dilarang untuk ibu hamil, semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂

Sayuran Sehat Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil dan Kesehatan Janin

Sayuran Sehat Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil dan Kesehatan Janin

Pada masa kehamilan, Anda harus selalu memperhatikan asupan makanan yang berguna bagi kesehatan Anda dan juga janin. Asupan makanan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi untuk tubuh sendiri, melainkan untuk janin. Untuk mendapatkan nutrisi yang baik tentu saja Anda membutuhkan makanan yang sehat.

Perhatikan juga, apakah yang Anda konsumsi itu aman untuk kehamilan Anda. Karena, apabila Anda salah dalam memilih makanan dapat membuat janin dan juga diri Anda sendiri terkena dampaknya.

Pada masa kehamilan, Anda disarankan untuk selalu makan banyak sayuran, hal ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dan juga perkembangan sang janin. Akan tetapi, tidak semua sayuran juga baik untuk dikonsumsi dalam kondisi ibu hamil loh. Apa saja sih sayuran yang tidak boleh dikonsumsi untuk ibu hamil? Mari simak bersama penjelasa dibawah ini.

Daun pepaya pemicu ari-ari janin menjadi rapuh

Ternyata daun papaya salah satu sayuran yang dilarang untuk ibu hamil, apa alasannya? Sebab daun ini bisa menyebabkan gangguan pada kehamilan, gangguan yang bisa dialami jika tetap mengonsumsi daun pepaya ini yaitu ari-ari janin menjadi lebih rapuh.

Hal ini dapat terjadi pada usia kehamilan yang masih menginjak dua minggu atau yang baisa disebut dengan hamil muda. Untuk menghindari adanya bahaya terhadap kehamilan Anda, biasanya Anda akan disarankan untuk tidak mengonsumsi sayuran ini terlebih dahulu. Masih banyak jenis sayuran lainnya yang dapat membantu kehamilan Anda lebih sehat.

Apabila Anda tetap menginginkan pemenuhan asupan nutrisi dari sayuran, Anda dapat mengonsumsi sayuran hijau lainnya seperti brokoli, bayam, buncis dan masih banyak lainnya. Nanti kita bahas di halaman lainnya ya.

Sayuran mentah berisiko penyebab keguguran

Sayuran mentah ini identic dengan lalapan, dalam kandungan sayuran mentah ini baisanya masih terdapat pestisida yang sangat beresiko menyebabkan keguguran janin Anda. Makan-makanan yang biasa dilengkapi lalapan seperti ayam goreng, ikan, dan lainnya tentu akan terasa nikmat ya. Bagi Anda yang suka sekali makan dengan tambahan lalapan mentah, sebaiknya dihindari dulu saat hamil ya, terutama saat Anda masih hamil muda sangat rentan sekali dengan janin Anda.

Lalapan mentah seperi kol, timun, kobis dan lain sebagainya, walupaun sudah tercuci dengan bersih, sangat di khawatirkan masih ada sisa-sisa pestisida yang menempel.

Apa sih pestisida itu? Pestisida merupakan bahan kimia yang beracun dan berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh. Pestisida biasanya digunakan untuk membuat tanaman lebih subur.

Pada saat kehamilan Anda masih muda, akan sangat rentan sekali terkena resiko keguguran. Berbagai gangguan salah satunya ialah penyebab dari mengonsumsi sayuran mentah atau lalapan mentah sehingga akan memperburuk kondisi kesehatan semasa Anda hamil.

Alangkah baiknya untuk tidak mengonsumsi sayuran mentah untuk dijadikan lalapan, Anda dapat merebusnya terlebih dahulu supaya aman dikonsumsi. Selalu perhatikan Asupan makanan agar kehamilan Anda tidak mengalami gangguan.

Pare penyebab kelahiran prematur

Pare salah satu jenis sayuran yang termasuk dalam golongan buah-buahan. Pare memiliki citarasa yang pahit, namun entah mengapa banyak sekali orang yang menyukai jenis sayuran pahit ini. Bahkan sampai ada yang dijadikan lalapan, jangan dicontoh ya, apalagai jika kandungan Anda masih muda.

Kenapa sih pare dijadikan sebagai sayuran atau buah yang dilarang dikonsumsi untuk ibu hamil?

  • Adanya senyawa alkali yang terdapat pada sayur pare ini dapat membuat Anda sering mengalami sakit perut, diare, mual hingga pada gangguan mata.
  • Pare juga dapat mempengaruhi kadar gula darah, jadi untuk ibu hamil yang mengalami diabetes tidak disarankan untuk mengonsumsi sayur pare ini entah itu dalam bentuk lalapan maupun yang sudah dijadikan sayuran matang.
  • Pare dapat membuat kelahiran si kecil menjadi premature atau bahkan yang lebih parah lagi hingga menimbulkan keguguran.

Premature atau lahir sebelum waktunya dapat membawa pengaruh pada perkembangan organ tubuh si kecil dan sistem imun menjadi kurang. Masih banyak sayuran lainnya yang dapat dijadikan pengganti pare ini, seperti oyong, paprika, tomat, wortel dan lainnya.

Makan taoge menyebabkan gangguan pada kehamilan

Sayuran yang memiliki bentuk lebih kecil dibandingkan dengan jenis sayur lainnya. Siapa sangka, sayuran yang dapat membuat tubuh menjadi lebih subur malahan dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan. Kenapa sih tidak boleh makan taoge?

Kehamilan akan rentan sekali mengalami gangguan apabila Anda mengonsumsinya secara berlebihan, karena terlihat dari bentuk sayur ini yang kecil mungil dan sangat sulit untuk dibersihkan.

Tidak membersihkan taoge dengan maksimal, sangat dikhawatirkan sayuran ini masih tertempel sisa-sisa pestisida.

Itulah yang menyebabkan sayur taoge tidak boleh dikonsumsi untuk ibu hamil. Mengonsumsi sayuran yang masih mengandung pestisida sama saja dengan Anda memasukkan racun kedalam tubuh sendiri.

Mikroba masih hidup pada sayur kangkung

Mikroba atau mikroorganisme yang memiliki ukuran sangat kecil dan tidak akan terlihat jika dilihat dengan mata telanjang.

Salah satu makanan yang terdapat mikroba walaupun sudah dimasak ialah sayur kangkung. Dikhawatirkan masih ada mikroba yang tertempel pada sayur kangkung, walaupun sudah matang.

Mikroba dapat membahayakan kesehatan tubuh hingga menyebabkan kematian, gangguan kesehatan yang bisa dialami akan membuat Anda dan calon bayi berada dalam risiko berbahaya

Itulah beberapa sayuran yang harus Anda hindari dan hentikan untuk mengonsumsinya, sebab memiliki bahaya bagi kehamilan Anda.

Tips atau cara aman untuk mengonsumsi sayuran untuk ibu hamil

Terkait benar atau tidaknya beberapa sayurna tersebut berbahaya pada ibu hamil, Anda juga tetap perlu waspada. Walaupun sayur yang akan Anda konsumsi sudah aman, tetapi dari segi pengolahan kurang tepat juga dapat membahayan kondisi janin Anda. Tips atau cara aman untuk mengonsumsi sayuran, antara lain:

  1. Pilihlah sayuran yang aman untuk dikonsumsi sesuai dengan kondisi kesehan dan janin Anda. Untuk mengetahui ini dapat Anda konsultasikan secara langsung dengan dokter yang menangani kehamilan Anda.
  2. Selalu cuci hingga bersih dengan air mengalir agar sisa pestisida maupun mikroba ikut mengalir dengan air.
  3. Masak hingga benar-benar matang.
  4. Konsumsilah secukupnya dan tidak berlebihan.

Mengonsumsi apapun itu, walapun sangat baik untuk kebutuhan di masa kehamilan Anda, apabila Anda mengonsumsinya secara berlebihan makan akan menimbulkan efek yang berbahaya bagi kondisi tubuh Anda maupun kondisi janin.

Sekian informasi terkait sayuran yang dilarang untuk ibu hamil, semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂

Inilah Fakta Terkait Buah Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Inilah Fakta Terkait Buah Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Pada saat masa kehamilan, ibu hamil harus banyak memperoleh nutrisi entah itu dari sayuran, buah maupun dari olahan hewani. Salah satu nutrisi yang dapat ibu ambil ialah dari buah-buahan. Buah banyak sekali mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Akan tetapi perlu diketahui juga, ada beberapa buah yang dilarang untuk ibu hamil karena dianggap dapat menyebabkan adanya gangguan pada masa kehamilan. Apakah hal tersebut benar?

Buah merupakan salah satu jenis makanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi. Asupan nutrisi yang cukup, sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Meski begitu, ada beberapa jenis buah yang biasanya dilarang untuk dikonsumsi saat hamil karena berbagai alasan.simak terkait fakta dibalik buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Fakta di Balik Buah yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Berikut ini adalah fakta mengenai berbagai buah yang diyakini berbahaya dan dilarang untuk ibu hamil, antara lain:

  1. Durian

Konsumsi durian saat hamil diyakini bisa memicu keguguran, perdarahan berlebih saat persalinan, hingga cacat lahir.

Faktanya, buah ini mengandung berbagai senyawa sehat, seperti organo-sulfur dan tryptophan, antioksidan, antimikroba, serta antibakteri, yang baik untuk ibu hamil.

Durian boleh dikonsumsi oleh ibu hamil asal tidak berlebihan. Meski begitu, ibu hamil yang menderita diabetes atau tekanan darah tinggi disarankan untuk tidak mengonsumsi durian, karena buah ini dapat memperparah kedua penyakit tersebut.

  1. Pepaya

Ibu hamil sering dilarang makan pepaya karena dipercaya dapat memicu sakit perut sebelum melahirkan dan menyebabkan keguguran, lebih tepatnya untuk pepaya muda. Hal ini ternyata tidak sepenuhnya salah.

Pepaya muda yang kulitnya masih hijau memiliki kandungan lateks dan papain yang tinggi. Lateks dalam pepaya dapat menyebabkan kontraksi rahim sehingga memicu persalinan dini. Tidak hanya itu, lateks juga dapat memicu alergi, sehingga sebaiknya dihindari.

Sedangkan papain dalam pepaya muda memiliki efek yang mirip dengan prostaglandin, yaitu hormon yang dapat menginduksi atau merangsang persalinan.

Berbeda dengan pepaya muda, pepaya matang yang kulitnya sudah berwarna oranye atau kuning justru baik untuk ibu hamil. Pepaya yang matang merupakan sumber berbagai vitamin, seperti folat dan vitamin A, yang baik untuk ibu hamil.

  1. Nanas

Mengonsumsi nanas saat hamil dipercaya dapat menyebabkan keguguran, dan berisiko melahirkan bayi dengan kondisi cacat. Isu ini mungkin berasal dari kandungan enzim bromelain dalam nanas.

Bromelain dalam bentuk tablet memang tidak direkomendasikan untuk wanita hamil, karena dapat mengganggu keseimbangan protein tubuh dan menyebabkan perdarahan. Meski begitu, kadar bromelain dalam buah nanas cukup rendah sehingga tidak sampai memengaruhi kondisi ibu hamil dan janin.

Bila dikonsumsi dalam jumlah wajar, nanas justru baik bagi ibu hamil, karena merupakan sumber vitamin C dan zat besi. Namun, sebaiknya hindari makan nanas terlalu banyak, karena dapat meningkatkan asam lambung.

  1. Pare

Buah yang sering dikira sayuran ini dipercaya bisa menyebabkan kontraksi rahim, sehingga perlu dihindari oleh ibu hamil. Kepercayaan ini berasal dari pengobatan tradisional yang menggunakan pare untuk aborsi.

Hingga saat ini, belum ada studi yang menyebutkan bahwa pare bisa menyebabkan keguguran. Jadi bila Bumil ingin makan pare, boleh saja, tapi konsumsilah dalam jumlah wajar.

Meski begitu, pare bisa memengaruhi kadar gula darah. Jadi, ibu hamil dengan diabetes disarankan untuk tidak makan pare.

  1. Nangka

Anda mungkin sering mendengar bahwa nangka tidak baik dikonsumsi saat hamil. Menurut sebagian mitos, nangka dapat menyulitkan proses persalinan sehingga menyebabkan bayi lahir cacat. Sementara mitos lainnya mengatakan bahwa nangka bisa memicu keguguran.

Faktanya, belum ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikan mitos-mitos tersebut, sehingga ibu hamil masih boleh mengonsumsinya. Nangka justru diketahui mengandung beragam vitamin dan mineral yang baik untuk ibu hamil.

Baca juga: Fakta Tersimpan! Ibu Hamil Konsumsi Buah Nangka Untuk Kesehatan

Namun, konsumsi nangka sekadarnya saja ya. Buah ini bisa memengaruhi kadar gula darah, sehingga tidak dianjurkan untuk ibu hamil yang menderita diabetes. Hindari juga mengonsumsi nangka fermentasi, karena mengandung alkohol yang tidak baik untuk ibu hamil.

Pada saat hamil, masih banyak pilihan buah lain yang bisa dikonsumsi tanpa keraguan, seperti alpukat, pisang, dan apel. Selalu pilih buah dalam kondisi matang dan cucilah buah sebelum disantap, untuk memastikan buah aman dan bersih.


Memang ada banyak mitos tentang buah yang dilarang untuk ibu hamil, namun belum ada penelitian yang dapat membuktikannya. Meski begitu, konsumsilah buah-buah tersebut dalam batas yang wajar. Apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu, lakukanlah pemeriksaan kedokter, sehingga pemilihan buah dapat disesuaikan dengan kondisi kehamilan Anda.

Sekian informasi terkait buah yang dilarang untuk ibu hamil, semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂

Fakta Tersimpan! Ibu Hamil Konsumsi Buah Nangka Untuk Kesehatan

Fakta Tersimpan! Ibu Hamil Konsumsi Buah Nangka Untuk Kesehatan

Buah nangka selain memiliki rasa yang enak juga memiliki manfaat apabila dikonsumsi secukupnya dan tidak berlebihan. banyak mitos yang beredar bahwa ibu hamil konsumsi buah nangka akan membahayakan janin, apakah benar? Apakah hal tersebut benar? Yuk simak bersama-sama.

Pada saat masa kehamilan kebutuhan nutrisi, vitamin dan mineral tubuh ibu hamil akan sangat meningkat lebih tinggi dibandingkan biasanya. Konsumsi sumber vitamin pun menjadi penting. Kebutuhan pangan dapat diperoleh dari buah-buahan, sayur, dan juga makanan hewani.

Banyak buah yang dapat ibu hamil konsumsi saat masa kehamilan, salah satunya ialah buah nangka. Buah dengan daging berwarna kuning dan rasa manis khas ini bisa menjadi salah satu sumber vitamin untuk ibu hamil.

Sayangnya, nangka seringkali disebut-sebut tidak aman untuk dimakan oleh ibu hamil. Terutama karena efek samping yang dimilikinya. Padahal jika dikonsumsi secara wajar dan tidak berlebihan, buah nangka juga memiliki manfaat yang baik bagi ibu hamil.

Kandungan nutrisi dan vitamin dalam buah nangka

Faktanya buah nangka memiliki segudang nutrisi dan juga vitamin loh, apa saja ya? Secara sepintas buah nangka ini seperti buah durian, dari sisi mitosnya saja sama “sebagai buah yang dilarang bagi ibu hamil”. Tetapi apakah sama persis kandungan yang terdapat pada buah nangka seperti di buah durian. Inilah beberapa kandungan yang terdapat pada buah nangka, antara lain:

  • Buah nangka dikenal sebagai salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin dan mineral tinggi.
  • Buah nangka diketahui memiliki 155 kalori per cangkirnya.
  • Buah ini juga mengandung lemak jenuh yang rendah
  • Buah nangka juga memiliki sisi rendah kolesterol dan juga rendah natrium serta gula.
  • buah nangka mengandung asam folat, tiamin, niasin, riboflavin, vitamin C dan vitamin A.
  • sejumlah mineral seperti mangan, kalium, besi, dan kalsium juga ada di dalam buah nangka.
  • Serat

Itulah yang menjadikan buah nangka sebagai salah satu buah yang baik untuk dikonsumsi.

Serat yang ada dalam buah nangka juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan Bunda pada saat hamil.

Kandungan gula dalam nangka juga sangat sedikit, sehingga baik untuk dikonsumsi ibu hamil yang berisiko terkena diabetes gestasional. Berbagai kandungan vitamin dan mineral dalam nangka membuatnya menjadi camilan sehat dengan sifat antimikroba dan antikanker.

Amankah ibu hamil makan buah nangka?

Tidak sedikit ibu hamil yang masih ragu akan manfaat buah nangka pada masa kehamilannya. Walaupun buah nangka ini tinggi akan kandungan vitamin dan juga mineral, banyak ibu hamil yang masih khawatir dengan efek samping buah nangka di masa kehamilan.

Padahal sejauh ini, belum ada penelitian maupun literatur yang mengungkapkan bahwa ada kaitan antara konsumsi nangka dengan efek buruk terhadap kehamilan.

Salah satunya disebutkan bahwa makan nangka dapat membuat ibu hamil keguguran. Padahal belum terbukti secara ilmiah kandungan dalam nangka yang dapat membuat keguguran.

Bisa dikatakan informasi-informasi tersebut hanya mitos belaka. Yang terpenting, konsumsi buah ini sewajarnya saja dan tidak berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan tidak baik untuk tubuh.

Manfaat mengonsumsi buah nangka bagi ibu hamil

Mengonsumsi buah nangka sebenarnya dapat memberikan berbagai macam manfaat bagi ibu hamil, termasuk salah satunya untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang dibutuhkan pada saat trimester kedua dan ketiga. Memang apa saja manfaat yang didapat oleh ibu hamil setelah mengonsumsi buah nangka?

  • Menjaga kestabilan tekanan darah

Tekanan darah yang naik terlalu tinggi selama masa kehamilan dapat membahayakan kesehatan Bunda maupun janin dalam kandungan. Oleh karena itu makan nangka diketahui dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

  • Menjadikan sumber energi tubuh

Pada masa kKehamilan akan menyebabkan ibu hamil kerap merasa lemas dan lesu karena meningkatnya kebutuhan energy tinggi. Apabila Anda sedang mengalaminya, buah nangka dapat dijadikan solusi alternative sebagai sumber energi yang baik bagi tubuh, sehingga Anda tidak mudah lelah.

  • Membantu memperbaiki sistem pencernaan

Biasanya disaat masa kehamilan akan menjadikan Anda sulit untuk buang air besar alias sembelit. Kandungan serat dalam nangka cukup untuk memenuhi hampir 10 persen dari asupan serat harian. Kondisi ini membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan mengoptimalkan proses pencernaan.

  • Membantu kebutuhan nutrisi janin

Vitamin A, vitamin C, folat, zat besi, dan banyak senyawa lainnya yang terkandung dalam buah nangka memainkan peran penting dalam tumbuh kembang janin.

  • Menjaga sistem imun

Kandugan vitamin C yang dimiliki nangka juga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda saat hamil

Jangan berlebihan mengonsumsi buah nangka!! ini akibatnya..

Tenyata jika Anda mengonsumsi buah nangka berlebihan dapat menimbulkan efek samping loh. Walaupun buah nangka ini memiliki segudang manfaat untuk masa kehamilan, tetap saja apapun yang dikonsumsi secara berlebihan akan tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Sebelum mengonsumsi buah nangka, alangkah baiknya untuk perhatikan beberapa aspek keamanan, seperti riwayat kesehatan dan juga kondisi kehamilan Anda.

Apa saja efek samping yang ditimbulkan akibat makan buah nangka secara berlebihan? Antara lain:

  • Perlu di ingat apabila Anda memiliki permasalahan pada transplantasi jaringan pada saat hamil akan menyebabkan ketidakseimbangan imun tubuh. Walaupun buah nangka ini rendah akan gula dan glukosa, tetapi jika dikonsumsi secara terus menerus akan tetap berfluktuasi pada kesehatan.
  • Hindari makan nangka apabila memiliki alergi. Alergi yang ditimbulkan oleh buah angka dapat menimbulkan reaksi seperti gatal atau adanya ruam merah pada kulit

Tips aman mengonsumsi buah nangka pada saat masa kehamilan

Nangka dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, baik dalam bentuk buah potong biasa atau bentuk lainnya.

Selain dimakan langsung, ibu hamil juga bisa mengonsumsi nangka dalam bentuk olahan seperti keripik. Tapi tetap ingat untuk mengonsumsi makanan ini secukupnya saja, ya. Tips aman mengonsumsi buah nangka pada saat hamil, antara lain:

  • Pastikan untuk memilih buah nangka sudah matang, dapat ditandai dengan aroma buah nangka yang sangat kuat.
  • Daging buah nangka memiliki warna yang kuning cerah (masih segar)
  • Tekstur daging padat dan juga kenyal
  • Rasa manis dan tidak terlalu banyak getah, ini juga menunjukan bahwa buah nangka tersebut sudah matang sempurna dan juga sudah tua.

Bagaimana dengan mitos buah nangka pada masa kehamilan?

Untuk saat ini belum ada yang menegaskan bahwa buah nangka dapat membahayakan bagi kehamilan, terkecuali jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan.

Kesimpulannya, konsumsi buah nangka yang dapat menyebabkan keguguran hanya mitos dan belum memiliki bukti ilmiah.

Konsumsi buah nangka jika dalam jumlah yang cukup, maka akan baik bagi kesehatan, tetapi jika mengonsumsinya secara berlebihan bisa menimbulkan beberapa efek tertentu.

Sekian informasi terkait buah nangka untuk ibu hamil, semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂

5 Tips Ampuh Mengecilkan Perut Kembali Rata Setelah Operasi Caesar

5 Tips Ampuh Mengecilkan Perut Kembali Rata Setelah Operasi Caesar

Mengembalikan kondisi tubuh setelah melahirkan caesar memang suatu keinginan setiap ibu, terutama ibu yang melahirkan secara caesar. Mengecilkan bagian tubuh terutama perut tidaklah sulit, hanya membutuhkan ketelatenan yang ekstra.  Ada beberapa tips ampuh yang dapat Anda lakukan untuk mengecilkan bagian tubuh seperti perut  setelah operasi caesar.

Tips mengecilkan perut dan menurunkan berat badan setelah operasi caesar

University of North Carolina, Cristina Muñoz, MD, ahli kebidanan dan kandungan mengatakan “tubuh butuh setidaknya 12 minggu untuk pulih pasca operasi caesar”. Waktu tersebut sangat dibutuhkan untuk memastikan apakah bekas jahitan sudah mulai kering sempurna dan rahim telah kembali ke ukuran normalnya.

Selama masa pemulihan tersebut, Anda tetap bisa kok melakukan berbagai cara berikut demi mengecilkan perut setelah caesar. Antara lain:

1. Selalu konsultasi dengan dokter

Konsultasi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat komplikasi yang dapat muncul akibat Anda melakukan cara untuk mengecilkan perut. Jadi sebelum Anda melakukan usaha untuk mengecilkan perut setelah caesar, maka sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter. Setidaknya, tunggulah hingga 6-8 minggu sebelum kembali beraktivitas.

Apabila dokter Anda sudah menyetujuinya, mulailah pelan-pelan dan jangan terburu-buru karena otot-otot Anda masih dalam proses pemulihan.

  2. Menyusui si kecil

Manfaat dari menyusui selain untuk memberi nutrisi si kecil, ternyata efek menyusui ini dapat membuat tubuh bunda kembali turun. Karena pada pada saat bunda menyusui maka akan terjadi pembakaran kalori sekitar 300 hingga 500 dalam seharinya.

Berat badan ibu yang menyusui juga akan lebih cepat turun, dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui. Oleh karena, memberikan si kecil ASI secara eksklusif tak hanya baik untuk tumbuh kembangnya, tapi juga membantu Anda mengecilkan perut dan bagian tubuh lain setelah operasi caesar.

3. Makan makanan sehat

Jika ingin lingkar perut Anda mengecil, maka muai sekarang sebaiknya pilih makanan yang lebih sehat. Inilah supaya usaha mengecilkan perut setelah caesar berhasil, sebaiknya perhatikan juga hal berikut ini:

  • Menghindari dan bahkan tidak mengonsumsi makanan yang cepat saji
  • Tidak mengonsumsi makanan olahan (makanan yang digoreng atau dipanggang)
  • Perbanyak nutrisi dan rendah kalori. Seperti buah, sayur, kacang-kacangan, atau makanan yang mengandung rendah kalori

Semakin tinggi nutrisi yang Anda peroleh, tidak hanya mengecilkan perut dan menurunkan berat badan Anda, melainkan juga baik untuk kesehatan bayi Anda melalui ASI yang lebih sehat.

4. Olahraga di pagi hari

Cara yang cukup ringan dan sederhana dapat Anda lakukan dipagi dengan olahraga jalan kaki. Selain mendapatkan udara segar, jalan kaki juga termasuk alternative untuk mengecilkan perut setelah operasi caesar. Akan tetapi, Anda tidak perlu terburu-buru melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Mulai saja perlahan dengan jalan setiap pagi atau jogging di sekitar rumah.

Jalan kaki di pagi hari juga membantu menyegarkan pikiran dan juga memperbaiki suasan hati, jadi tidak hanya menurunkan berat badan setelah melahirkan. Pikiran tenang, mengurus si kecil pun jadi nyaman.

5. Olahraga peregangan

Tidak hanya jalan kaki di pagi hari. Jika Anda merasakan bosan berjalan di taman atau hanya berjalan kaki dipagi hari, Anda bisa mencoba berbagai gerakan olahraga yang ringan yang cukup mudah dilakukan.

Anda bisa melakukannya secara perlahan namun rutin. Nah, berikut gerakan peregangan yang bisa Anda lakukan untuk mengecilkan perut dan menghilangkan stretch marks setelah melahirkan caesar.

Gerakan peregangan plank

Plank memiliki manfaat untuk memperkencang  dan mengecilkan perut, sehingga gerakan ini cocok dilakukan setelah operasi caesar. Pertama-tama, mungkin Anda disarankan untuk melakukan plank yang sudah dimodifikasi, seperti:

  • Menahan posisi push-up dengan lutut menempel di lantai atau dimatras. Anda bisa menahan posisi ini semampu Anda. Jika Anda merasa nyeri pada luka jahitan caesar, alangkah baiknya hentikan sejenak.
  • Pastikan punggung Anda lurus dan otot-otot berkontraksi. Posisikan senyaman mungkin.
  • Setelah menguasai posisi ini, Anda bisa mencoba posisi plank yang biasa dilakukan oleh orang normal lainnya.
Gerakan peregangan bridge

Posisi bridge selain membantu memperkecil perut, cara ini juga memperkuat otot panggul, pantat, dan paha belakang Anda. Jangan lupa ya, ikuti langkah-langkah di bawah ini supaya tidak terjadi cedera dan bahkan membuat jahitan caesar kembali terbuka.

  • Mulailah dengan berbaring telentang diatas matras
  • Kemudian, tekuk lutut Anda ke bawah dengan tumit yang ditekan. Lakukan secara perlahan.
  • Tubuh bagian bawah Anda akan terangkat dan usahakan untuk tidak menyentuh lantai. Lakukan senyaman mungkin dan jangan terburu-buru.
  • Pertahankan posisi ini selama 30-45 detik. Tetapi jika sudah tidak dapat menahannya Anda dapat mengurangi durasi waktu dan ulangi lagi hingga beberapa kali. Jika dirasa sudah cukup maka hentikan, lanjut di hari berikutnya.
Gerakan peregangan cobra

Posisi cobra ng menyerupai ular cobra ini bisa memperkuat dasar panggul Anda juga. Walaupun termasuk dalam gerakan yoga, Anda bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan instruktur, namun tetap mengikuti aturan yang berlaku ya..

  • Mulailah dengan menempatkan perut dan telapak tangan di lantai atau di atas matras.
  • Angkat kepala dan leher Anda, jangan sampai membuat punggung Anda tegang dan perkecil perut Anda seperti sedang menahan napas. Harus hati-hati ya, karena hal ini akan sedikit menekan bagian perut.
  • Ulangi gerakan ini 4-8 kali. Jika sudah lelah maka hentikan. Jangan terlalu memforsir.

Catatan jika ingin melakukan olahraga peregangan:

  • Pastikan luka jahitan operasi caesar Anda telah kerning secara sempurna. Bagaimana sih mengetahui luka jahitan caesar sudah sembuh? Yang pasti Anda sudah tidak merasakan sakit maupun nyeri pada area luka, serta luka tampak luar maupun bagian dalam itu sudah kering dan menutup secara sempurna.
  • Jangan dipaksakan jika sudah mulai lelah, harus tetap jaga stamina Anda. Karena fokus Anda tidak hanya mengecilkan perut dan juga menurunkan berat badan, tetapi Anda juga harus mengurus si kecil. Jadi sesuaikan dengan porsinya jangan sampai kelelahan, karena dapat menganggu kesehatan Anda

Sangat mudah untuk mengecilkan perut setelah operasi caesar, yang diperlukan hanyalah kemauan dan juga kesabaran dalam melakukan setiap langkah, agar perut dan berat badan menurun setelah operasi caesar.

Sekian informasi terkait tips sederhana untuk mengecilkan perut setelah operasi caesar. Semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂

Melepas Perhiasan Sebelum Operasi Caesar – Apa alasanya?

Melepas Perhiasan Sebelum Operasi Caesar – Apa alasanya?

Hai bunda, sebelum melakukan prosedur operasi caesar biasanya Bunda akan dimintai untuk tidak mengenakan perhiasan saat berlangsungya prosedur operasi tersebut. Kenapa sih harus melepas perhiasan sebelum operasi? Apakah hal tersebut berbahaya? Mari simak kelanjutannya…

Perhiasan yang Bunda kenakan dapat mengganggu prosedur operasi, walaupun operasi yang dilakukan pada area perut dan juga dapat menyebabkan luka dan memar pada kulit bayi. Biasanya bunda akan lupa melepas perhiasan sewaktu mendekati hari operasi caesar. Saat itu juga biasanya suster akan kesulitan melepasnya karena Bunda yang mengalami edema (pembengkakan) pada jari-jari.

Untuk melepas perhiasan tersebut biasanya mengenakan sabun, benang atau cara lainnya untuk melepas perhiasan seperti cincin di jari-jari Bunda. Setelah melepaskan perhiasan sebelum operasi, selanjutnya Bunda baru diperbolehkan untuk masuk ke ruang operasi untuk melangsungkan proses melahirkan.

Melepas perhiasan sebelum operasi caesar

Melepas perhiasan juga termasuk kedalam salah satu prosedur sebelum menjalani operasi, baik itu operasi caesar atau operasi lainnya. Selain itu perhiasan yang Bunda kenakan bisa meningkatkan adanya kemungkinan infeksi, kenapa hal tersebut bisa terjadi? Karena perhiasan bukan termasuk potongan logam yang telah di sterilkan, jadi akan sangat buruk jika terdapat banyak bakteri jahat. Dan juga perhiasan mengandung banyak sekali mikroba penyebab infeksi.

Perlu di ingat juga bahwa, walaupun perhiasan tersebut merupakan logam akan sangat bereaksi karena adanya perubahan suhu dan juga memiliki potensi penyebab adanya luka bakar. Dan jika perhiasan tersebut terkan bahan kimi apapun yang berada pada ruang operasi, maka dapat menyebabkan permasalahan seperti pembengkakan dan juga mengakibatkan masalah kulit lainnya.

Mengenakan perhiasan saat menjalani operasi juga sangat berbahaya, apabila prosedur operasinya kurang teliti  maka dapat terjadi perhiasan tersebut masuk ke dalam bagian tubuh yang di operasi.

Jadi, untuk mengantisipasi beberapa hal yang tidak di inginkan, maka Bunda dapat melepas perhiasan terlebih dahulu sebelum menjalani operasi caesar. Lebih baik lagi jika sudah melepas perhiasan saat sebelum trimester ketiga kehamilan Bunda.

Tidak hanya dilarang mengenakan perhiasan sebelum operasi caesar, tetapi menjelang operasi caesar, dokter maupun suster biasanya akan menyarankan tidak melakukan waxing pada area kemaluan seminggu sebelum operasi. Hal ini biasanya akan dilakuka telap sebelum operasi caesar dilakukan agar lebih aman karena adanya antiseptic. Jadi sangat membantu untuk mengurangi resiko terkena infeksi.

Selain itu, Bunda juga diharuskan untuk menghapus alat make up maupun kutek, sehingga warna kulit juga dapat terpantau pada saat berlangsungnya operasi. Apabila Bunda mengenakan lapisan kuku palsu, sangat perlu juga untuk segera dilepas sebelum operasi.

Apabila Bunda memakai lensa kontak maupun kacamata, berikan pada pasangan atau suster yang menangani, sehingga Bunda dapat mengenakan kembali untuk melihat bayi Bunda setelah operasi selesai.

Alasan mengapa harus lepas perhiasan saat akan operasi caesar

Persipaan sebelum menjalani operasi caesar tidak hanya tentang rawat inap dan juga puasa sebelum operasi. Melainkan Bunda akan dimintai untuk melepas semua perhiasan sebelum masuk ke ruang operasi. Alasan mengapa harus melepas perhiasan sebelum operasi operasi adalah terkait tentang keselamatan Bunda selama operasi bedah caesar berlangsung. Inilah beberapa alasan mengapa bunda harus melepas perhiasan sebelum operasi caesar.

Mengganggu berlangsungnya prosedur operasi caesar

Apabila dokter memberi perintah untuk melepas semua perhiasan hingga tindikan, jangan ragu untuk menurutinya. Karena, ini ditakutkan dapat mengganggu prosedur operasi caesar yang akan dilakukan atau bahkan membahayakan nyawa Bunda.

Contohnya saja jika Bunda memiliki tindik pada bagian lidah. Maka hal tersebut akan menyulitkan tim medis untuk memasang selang pernafasan yang biasanya akan dilakukan diawal operasi. Jika tindik masih ada di lidah Bunda ketika peralatan tersebut terpasang, bukan tidak mungkin tindikan tersebut justru tertelan dan akhirnya menyebabkan masalah lainnya.

Tindik di bagian tubuh lainnya juga harus dilepas sebelum operasi, tergantung dengan jenis operasi yang dilakukan. contohnya, Bunda akan melakukan operasi caesar yang melibatkan bagian perut, maka tindik yang ada di perut sebaiknya juga dilepas sebelum operasi caesar.

Bengkak selama dan setelah operasi

Menggunakan perhiasan dapat menimbulkan bengkak pada tubuh saat dan setelah operasi. Misalnya saja Anda menggunakan gelang atau cincin yang ukurannya pas dengan jari dan pergelangan tangan Bunda.

Maka hal ini, dapat menyebabkan aliran darah tidak lancar ke bagian tangan karena perhiasan yang Bunda gunakan alias aliran dara menjadi terhambat. Sehingga, bagian tubuh Bunda menjadi bengkak selama dan setelah operasi berlangsung. Tentu hal ini juga tidak baik bagi kesehatan Bunda secara umum.

Risiko infeksi tinggi

Selama operasi caesar dilakukan, seharusnya semua dalam keadaan steril sehingga menurunkan risiko terjadinya infeksi. Akan tetapi, jika Bunda mengenakan perhiasan atau benda metal lain di tubuh Bunda, maka hal ini dapat mempengaruhi ‘kebersihan’ dan membuat area operasi menjadi tidak steril. Hal ini yang kemudian akan menyebabkan infeksi saat operasi caesar berlangsung.

Bagaimana jika tidak bisa melepas perhiasan sebelum operasi caesar?

Pada beberapa kasus, perhiasan mungkin saja dibiarkan terpasang di dalam tubuh. namun memang tergantung dengan operasi apa yang akan dilakukan dan bagian tubuh mana yang akan dioperasi. Contohnya, ketika seseorang memiliki infeksi dalam sendi atau peradangan sendi yang tidak bisa melepaskan cincin dari jarinya. Biasanya, dokter akan membiarkan hal ini, karena nyeri sendi yang pasien alami.

Namun, dalam beberapa kasus yang lainnya, bisa saja dokter melepas paksa perhiasan atau pun tindik yang terpasang karena mengganggu prosedur. Maka dari itu, ketika Bunda melakukan persiapan operasi, sebaiknya tanyakan pada dokter apa saja hal-hal yang harus dilakukan dan perhiasan apa saja yang harus dilepaskan. Lakukan persiapan sebelum operasi dengan tepat.

Persiapan diri sebelum operasi caesar

Saatnya Bunda mempersiapkan diri untuk menjalani operasi caesar. Baik secara fisik maupun mental, inilah yang harus disiapkan sebelum operasi caesar.

1. Menjalani gaya hidup sehat

Kalau Bunda sudah tahu akan menjalani operasi caesar, Bunda harus segera mengubah gaya hidup jadi lebih sehat. Dirangkum dari berbagai penelitian, orang yang menjalani gaya hidup sehat punya peluang keberhasilan operasi lebih besar dan waktu pemulihan lebih cepat.

Pastikan Bunda cukup tidur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan aktif bergerak. Penting juga untuk berhenti merokok dan minum alkohol sampai Bunda sembuh total.

2. Puasa sebelum operasi caesar

Beberapa hari sebelum operasi dokter akan memberi tahu apakah Bunda perlu puasa dulu sebelum operasi. Pasalnya, perut yang kosong akan membantu kerja bius selama Bunda dibedah. Konsultasikan secara rinci makanan apa saja yang tak boleh dikonsumsi dan kapan puasa harus dimulai. Termasuk apakah Bunda masih harus melanjutkan minum obat yang sudah diresepkan sebelumnya.

3. Pemeriksaan kesehatan sebelum operasi caesar

Biasanya Bunda dimintai untuk melakukan periksa kesehatan dulu di rumah sakit sehari atau beberapa hari sebelum operasi medis. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memantau kesiapan Bunda yang akan menjalani operasi caesar.

4. Tidak memakai perhiasan maupaun aksesoris lain

Melepas semua perhiasan seperti kalung, cincin, dan anting sebelum Bunda menjalani operasi caesar. Bunda juga sebaiknya tidak menggunakan cat kuku atau riasan wajah apapun, segera hapus jika Bunda sedang mengenakan. Gunanya adalah untuk mencegah adanya infeksi bakteri atau kontaminasi dari partikel-partikel asing selama operasi caesar berlangsung.

5. Persiapkan baju ganti yang nyaman

Saat memulihkan diri di rumah sakit setelah operasi, siapkan baju dan pakaian dalam yang longgar, menyerap keringat, dan mudah dilepas dan dikenakan. Terutama kalau setelah operasi nanti pergerakan Anda jadi terbatas.

6. Minta dukungan orang-orang terdekat

Pada saatnya Bunda operasi caesar, percayalah bahwa Anda berada di tangan para ahli dan profesional yang tepat. Sebaiknya Anda juga minta dukungan dan kehadiran orang terdekat selama operasi berjalan. Pastikan ada orang yang nanti akan membantu Anda memulihkan diri setelah operasi selesai, baik di rumah sakit maupun di rumah.

Seks Setelah Operasi Caesar : Kapan waktu yang tepat?

Seks Setelah Operasi Caesar : Kapan waktu yang tepat?

Sebagian besar wanita perlu menunggu setidaknya 6 minggu sebelum berhubungan seks setelah operasi caesar, atau sampai dokter atau bidan mereka mengatakan itu sudah aman dilakukan.

Anda juga mungkin perlu mengambil beberapa tindakan pencegahan dan membuat beberapa penyesuaian untuk aktivitas seksual Anda dalam jangka pendek.

Sebuah operasi caesar, juga dikenal sebagai operasi bedah perut yang melibatkan dokter dan tim medis untuk melakukan persalinan melahirkan bayi melalui sayatan panjang di perut bukan melalui vagina.

Diperkirakan satu dari 4 wanita hamil akan menjalani operasi caesar, dan pertanyaan tentang bagaimana hal itu mempengaruhi aktivitas seksual postpartum yang sangat umum terjadi.

Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa masalah umum, termasuk berapa lama menunggu, apa yang diharapkan, dan jika akan ada peningkatan risiko perdarahan.

Berapa lama menunggu untuk seks setelah caesar?

Biasanya dokter akan memberitahukan kepada pasiennya atau pasangannya kapan aman melakukan hubungan seks setelah operasi caesar.

Meskipun tidak ada jumlah waktu standar yang harus ditunggu oleh seorang wanita sebelum kembali ke kegiatan seksual reguler setelah operasi Caesar. Tetapi, yang terbaik adalah menunggu sampai dokter mengatakan hal itu aman.

Sebagian besar wanita akan mendapatkan “OK” dari dokter pada pemeriksaan 6 minggu pascakelahiran dan mungkin di waktu inilah yang tepat memilih untuk mulai berhubungan seks setelah operasi caesar.

Pada sebuah studi di tahun 2013, yang melibatkan lebih dari 1.500 wanita. Hal ini menunjukan 53% wanita telah mencoba melakukan aktivitas seksual dalam kurun waktu 6 minggu setelah melahirkan melalui operasi caesar. Dan dari Dari 53%, terhitung 41% di antaranya sudah pernah melakukan seks vagina.

Pemulihan setiap orang berbeda, dan langkahnya mungkin bergantung pada apakah sayatan luka caesar luas atau tidak.

Banyak wanita yang telah menjalani operasi caesar memilih untuk menunggu setidaknya 4-6 minggu sebelum berhubungan seks karena mereka mengalami rasa sakit, pendarahan vagina, dan bahkan kelelahan akibat setelah melahirkan caesar.

Wanita juga harus menghindari pemakaian tampon(alat penyerap darah menstruasi)  sampai perdarahan pasca persalinan, atau lochia atau nifas sudah berakhir (selesai).

Tindakan pencegahan risiko komplikasi

Setelah seorang dokter mengatakan bahwa aman untuk mencoba aktivitas seksual, Anda mungkin masih perlu mengambil beberapa tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko komplikasi.

Mungkin ada rasa sakit dan bengkak di sekitar lokasi sayatan, dan kulit di sekitarnya mungkin terasa kencang atau meregang.

Saat tempat sayatan sembuh, akan lebih mudah robek, jadi penting untuk menghindari aktivitas berat, termasuk beberapa aktivitas seksual. Yang terbaik adalah menghindari mengangkat sesuatu yang lebih berat daripada bayi.

Biasanya ada memar yang berat di sekitar lokasi sayatan, dan ini akan perlahan memudar dalam beberapa minggu setelah operas caesar.

Seorang dokter dapat melepaskan staples bedah sebelum seorang wanita meninggalkan rumah sakit, tetapi perut masih akan sangat sakit dan tegang selama beberapa minggu.

Vagina biasanya akan terasa lebih luas, bengkak, atau memar setelah melahirkan. Serviks juga perlu waktu untuk sembuh dan kembali ke ukuran normal sebelum seseorang dapat mulai berhubungan seks atau menggunakan tampon lagi.

Siapa pun yang baru saja menjalani operasi caesar harus diwaspadai tanda-tanda infeksi dan komplikasi lainnya. Tanda-tanda ini termasuk:

  • Mengalami demam lebih 100,4 ° F
  • Sedang sakit parah
  • Sering kencing (air seni bocor)
  • Perdarahan vagina yang berat, seperti pendarahan yang membasahi maxi pad dalam 1 jam
  • Terdapat gumpalan darah besar pada perdarahan.
  • Mengeluarkan cairan berbau busuk dari sayatan
  • Perdarahan hebat atau terus menerus dari sayatan
  • Pembengkakan di sekitar lokasi sayatan
  • Bengkak atau sakit di kaki bagian bawah
  • Sakit saat kencing
  • Muntah, diare atau mual
  • sesak napas
  • gatal-gatal atau ruam
  • Sakit kepala hebat yang datang tiba-tiba dan tidak hilang
  • Kecemasan, depresi atau panik yang tidak dapat dijelaskan
  • Flu berat

Seks setelah operasi caesar

Seks mungkin saja bukanlah prioritas utama setelah bayi lahir. Banyak wanita tidak merasa ingin berhubungan seks selama beberapa minggu atau bulan setelah melahirkan.

Tidak perlu terburu-buru. Sebagian besar wanita dan pasangannya kelelahan dalam mengurus bayi yang baru lahir, jadi seks mungkin tidak masuk peringkat tinggi dalam daftar prioritas utama.

Penting untuk diingat bahwa seks harus menyenangkan. Jika aktivitas seksual menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, yang terbaik maka berhentilah. Hal ini akan menganggu keromantisan Anda.

Jika tempat sayatan terasa sakit, cobalah posisi yang tidak menekan perut wanita.

Perubahan hormon setelah kelahiran dapat menyebabkan kekeringan pada vagina, jadi mungkin ide yang baik untuk menggunakan pelumas.

Jika penetrasi tidak nyaman atau menyakitkan, ini dapat membantu untuk fokus pada aktivitas yang tidak menguntungkan. Beberapa jenis pemanasan, seperti pijatan, juga dapat membantu orang untuk rileks dan menikmati pengalaman mereka.

Sangat penting untuk diingat bahwa setiap orang menyembuhkan secara berbeda. Jika aktivitas seksual menjadi lebih menyakitkan dari waktu ke waktu, bicarakan dengan dokter.

Pada salah satu penelitian melaporkan bahwa tingkat masalah seksual pada ibu pertama kali naik dari 38% sebelum kehamilan menjadi 83% dalam 3 bulan pertama setelah melahirkan. Angka ini turun menjadi 64 % 6 bulan setelah kelahiran.

Dalam satu studi kohort, para peneliti tidak menemukan perbedaan mengenai masalah seksual setelah melahirkan di antara wanita yang melahirkan secara vagina dan mereka yang menjalani operasi caesar.

Namun, hasil studi kohort lain menunjukkan bahwa wanita yang telah menjalani operasi caesar lebih mungkin untuk menunda berhubungan seks lebih lama daripada mereka yang melahirkan secara normal.

Apakah ada peningkatan risiko perdarahan?

Setelah melahirkan, semua wanita mengalami periode perdarahan vagina yang disebut lochia atau nifas. Pendarahan ini berlanjut sampai rahim menyusut kembali ke ukuran biasanya.

Lochia seperti darah merah terang bocor dari vagina. Sebagian besar wanita mengenakan bantalan penyerap ekstra atau pakaian dalam berlapis selama ini.

Perdarahan Lochia akhirnya berubah dari merah terang menjadi merah tua atau merah muda pucat. Seiring waktu, itu memudar menjadi warna oranye atau kekuningan.

Tingkat aktivitas juga dapat memengaruhi periode perdarahan ini. Jika jumlah darah tiba-tiba meningkat, itu mungkin berarti bahwa seorang wanita melakukan terlalu banyak terlalu cepat setelah operasi.

Untuk 1 atau 2 minggu setelah operasi Cesar, seorang wanita juga mungkin melihat beberapa perdarahan ringan berkala dari tempat sayatan.

Aktivitas berat, termasuk seks, dapat meningkatkan risiko membuka sayatan atau mengalami pembekuan darah.

Kontrol kelahiran setelah melahirkan caesar

Secara teknis, seorang wanita bisa hamil segera setelah 3 minggu setelah melahirkan, terlepas dari apakah mereka menyusui si bayi.

Wanita bahkan bisa hamil setelah melahirkan jika mereka belum menstruasi.

Ini berarti bahwa wanita yang mungkin hamil melalui hubungan seksual biasanya ingin menggunakan kontrasepsi.

Banyak wanita kembali ke metode kontrasepsi pilihan mereka. Yang terbaik adalah berbicara dengan dokter atau perawat tentang metode terbaik sebelum meninggalkan rumah sakit atau selama pemeriksaan 6 minggu.

Pemulihan setelah operasi caesar

Setelah operasi caesar, sebagian besar wanita akan menghabiskan waktu sekitar 3-4 hari untuk pulih di rumah sakit setelah operasi caesar mereka.

Setelah 24 jam, dokter atau perawat akan sering merekomendasikan untuk bangun dan bergerak secara perlahan, bahkan hanya untuk pergi ke kamar mandi. Seorang perawat juga dapat menunjukkan cara bergerak yang kecil kemungkinannya menimbulkan rasa sakit dari tempat sayatan.

Dokter dapat meninggalkan pembalut di tempat sayatan setidaknya 24 jam setelah operasi.

Kebanyakan sayatan cesar memiliki panjang antara 10 hingga 20 sentimeter. Mereka berlari secara horizontal melintasi perut, biasanya tepat di atas garis pakaian dalam.

Sebelum seorang Anda meninggalkan rumah sakit, dokter akan memberikan instruksi untuk memastikan bahwa luka sembuh dengan benar dan tetap bebas dari infeksi.

Rawat jalan di rumah pasca melahirkan

Tidak ada waktu yang tepat untuk mulai berhubungan seks lagi setelah operasi caesar.

Namun, serviks perlu waktu untuk sembuh, dan tempat sayatan akan lebih rentan terhadap infeksi di minggu-minggu awal, jadi sebaiknya tunggu sampai dokter mengatakan aman untuk melakukan seks setelah operasi caesar.

Seorang dokter biasanya akan memberikan pemeriksaan kesehatan dekat dengan pemeriksaan 6 minggu, tetapi banyak wanita lebih memilih untuk menunggu lebih lama.

Ambillah segalanya dengan lambat dan komunikasikan apa yang terasa menyenangkan dan apa yang tidak. Jika seks itu menyakitkan, penting untuk mengatakannya. Anda dapat memilih untuk berhenti atau mencoba posisi atau aktivitas yang berbeda.

Jika seks menjadi lebih menyakitkan dari waktu ke waktu alih-alih lebih sedikit, maka yang harus Anda lakukan adalah melakukan konsultasi dengan dokter.

Diet Setelah Operasi Caesar – Makanan Yang Di Hindari Dan Di Makan

Diet Setelah Operasi Caesar – Makanan Yang Di Hindari Dan Di Makan

Banyak ibu-ibu memilih untuk melahirkan melalui operasi caesar yang terjadi sebagai akibat dari komplikasi atau keadaan yang tidak terduga. Proses persalinan dengan operasi caesar bisa sulit dan menyakitkan karena dapat melelahkan ibu baik secara mental dan fisik. Untuk pulih dari operasi, ibu akan membutuhkan istirahat yang cukup dan diet yang terkontrol setelah operasi caesar. Ibu perlu dipantau secara ketat selama beberapa minggu pertama setelah operasi caesar, dan ia harus dibantu untuk pulih secara mental dan fisik dari tekanan persalinan caesar tersebut.

Mengapa Nutrisi Setelah Melahirkan Sangat Penting?

Makanan ibu setelah melahirkan normal maupun caesar menjadi sangat penting bukan hanya karena membantu dalam kesembuhannya yang cepat, tetapi juga karena dia perlu menyusui bayi yang baru lahir. ASI adalah satu-satunya sumber nutrisi untuk bayi selama beberapa bulan pertama, jadi penting untuk memastikan bahwa ibu mendapatkan makanan yang sehat. Nutrisi yang baik bersama dengan istirahat yang cukup juga akan mempercepat penyembuhan dinding perut dan rahim yang dibelah selama operasi Caesar. Diet setelah operasi caesar dengan pemilihan nutrisi yang tepat juga akan membantu ibu menurunkan berat badan yang bertambah selama kehamilan.

Diet Setelah Operasi Caesar Apakah Aman?

Selain memberikan nutrisi yang baik untuk bayi dan membantu penyembuhan tubuh ibu, diet yang baik jugaaman sangat penting untuk pencernaan dan pergerakan usus yang mudah yang tidak membuat perut tegang. Untuk melakukan diet setelah operasi caesar, ibu harus membuat menu pola makan. Diet yang harus diikuti segera setelah melahirkan caesar harus kaya akan nutrisi penting seperti protein, mineral, kalsium, serat, dan zat besi.

Sembelit adalah salah satu masalah utama yang dihadapi wanita setelah melahirkan. Alasannya banyak, seperti tingginya kadar zat besi dalam suplemen prenatal, obat yang digunakan selama operasi, dehidrasi, dan otot-otot panggul yang lemah pasca melahirkan. Namun, alasan lain mengapa ibu baru menderita sembelit adalah psikologis – ketakutan bahwa jahitan mereka akan terpengaruh atau bahwa mereka mungkin terluka.

Untuk memastikan bahwa sembelit bukan karena perubahan fisiologis pasca melahirkan, inilah yang dapat Anda lakukan:

  1. Minumlah cairan hangat.
  2. Makan makanan kaya serat (dijelaskan secara rinci di bawah)
  3. Hindari kafein.

Apa Saja Diet Terbaik Setelah Operasi Caesar?

Menggambaratau mencatat rencana diet dengan apa yang harus dimakan setelah melahirkan sesar dan apa yang harus dihindari harus direncanakan dengan hati-hati. Diet harus merupakan campuran makanan yang akan memasok nutrisi penting dalam jumlah yang cukup kepada ibu. Di bawah ini adalah item yang harus dimasukkan dalam diet ibu setelah operasi caesar untuk pemulihan cepat:

Protein, Mineral, dan Makanan Kaya Kalsium

Protein membantu dalam pertumbuhan sel-sel jaringan baru yang mempercepat proses penyembuhan jaringan yang telah rusak.Makanan kaya protein memudahkan perbaikan jaringan dan mempertahankan kekuatan otot pasca operasi. Kalsium, di sisi lain, memperkuat tulang dan gigi, melemaskan otot, membantu pembekuan darah dan mencegah osteoporosis. Selama menyusui, 250 hingga 350 mg kalsium ditransfer ke bayi yang baru lahir. Protein, kalsimum dan mineral yang dapat dipilih antara lain:

  • Produk susu rendah lemak seperti susu skim, yogurt rendah lemak, keju, kacang-kacangan dan kacang polong kering adalah cadangan protein dan vitamin yang sangat baik.
  • Dada ayam kaya akan kandungan protein.
  • Biji wijen kaya akan zat besi, tembaga, kalsium, fosfor dan magnesium.

Makanan Gandum Utuh

Makanan biji-bijian utuh seperti pasta, roti merah dan nasi merah harus menjadi bagian dari diet Anda karena kaya akan karbohidrat yang membantu menjaga tingkat energi dan produksi ASI. Produk gandum utuh yang diperkaya memiliki zat besi, serat dan asam folat yang sangat penting dalam tahap awal perkembangan bayi. Ibu yang mengalami malam tanpa tidur dan iritasi di pagi hari harus memulai hari mereka dengan sarapan sereal gandum.

Makanan yang kaya Vitamin

Vitamin kaya akan antioksidan dan membantu memperbaiki jaringan. Vitamin membantu produksi kolagen dalam tubuh yang membantu membangun jaringan parut, ligamen, dan kulit baru.

  • Sayuran seperti brokoli, bayam dan daun fenugreek adalah sumber vitamin A dan C yang baik, kalsium makanan dan zat besi.
  • Sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, pepaya, semangka, stroberi, grapefruits, dan ubi kaya akan vitamin C, yang membantu memerangi infeksi dan memperkuat kekebalan tubuh.

Makanan yang kaya serat

Konstipasi dapat menunda proses penyembuhan dengan memberi tekanan pada luka dan sayatan, dan serat adalah nutrisi yang diperlukan yang mencegah sembelit dengan memastikan buang air besar tanpa gangguan.

  • Buah-buahan dan sayuran mentah menambah serat pada makanan dan memberi kelegaan dari sembelit.
  • Oat dan ragikaya akan kandungan serat dan kaya akan sumber karbohidrat, kalsium, protein, dan zat besi.
  • Lentil, kacang hijau dan kacang-kacangan juga dapat dimasukkan dalam makanan karena kandungan protein dan seratnya.

Makanan yang mudah dicerna

Tubuh menumpuk banyak gas setelah melahirkan. Ibu baru harus berhati-hati untuk tidak makan makanan yang menyebabkan gas berlebihan dan sembelit. Selama periode setelah operasi Caesar, Anda harus menghindari konsumsi junk food dan minuman berkarbonasi dan sebaiknya mengonsumsi makanan seperti sup, keju cottage, kaldu, yoghurt, dan barang-barang lainnya yang mudah dicerna oleh tubuh.

Makanan yang kaya zat besi

Zat besi mempertahankan kadar hemoglobin dalam tubuh dan membantu mendapatkan kembali darah yang hilang selama proses pengiriman. Zat besi juga membantu fungsi sistem kekebalan tubuh. Makanan seperti kuning telur, daging merah, tiram, hati sapi dan buah-buahan kering merupakan sumber zat besi yang kaya. Asupan zat besi yang direkomendasikan untuk wanita di atas 19 tahun adalah 9 mg per hari. Konsumsi zat besi yang berlebihan dapat menyebabkan konstipasi dan harus dihindari.

Cairan

Minum banyak cairan membantu mencegah dehidrasi dan sembelit. Asupan cairan yang baik membantu memperlancar buang air besar dan membantu pemulihan pasca operasi. Cairan seperti air kelapa, susu rendah lemak, jus non-sitrus, teh herbal, buttermilk, dan sup adalah sumber nutrisi penting yang baik. Anda juga harus mengonsumsi 8 hingga 10 gelas air setiap hari.

Cairan seperti minuman yang diperkaya kalsium, yoghurt rendah lemak, dan susu meningkatkan persediaan ASI Anda, yang merupakan komponen penting dari makanan harian bayi. Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman berenergi harus dihindari karena dapat masuk ke ASI dan memengaruhi tidur bayi Anda.

Produk Susu

Produk susu rendah lemak seperti susu skim, yogurt rendah lemak, dan keju memberikan dosis protein, kalsium, dan vitamin B dan D. Mineral ini sangat penting untuk ibu menyusui, dan setidaknya 500 ml produk susu harus dikonsumsi setiap hari.

Sayuran dan Buah

Sementara semua buah-buahan dan sayuran bermanfaat bagi ibu baru, sayuran hijau sangat baik karena mengandung vitamin, zat besi dan kalsium. Selain kacang, bayam, dan brokoli, merupakan ide bagus untuk memasukkan batang teratai dan fenugreek dalam rencana makan. Jamur dan wortel adalah sumber protein yang baik untuk vegetarian. Ibu menyusui dapat memperoleh manfaat dari sifat antioksidan dari blueberry dan kebaikan buah jeruk yang kaya vitamin C.

Makanan Lainnya

Selain dari makanan yang tercantum di atas, termasuk rempah-rempah dan bumbu yang merupakan bagian integral dari masakan India akan membantu ibu baru mengatasi tuntutan fisik melahirkan. Jinten, fenugreek, kunyit, jahe dan bawang putih, dan biji karom ( ajwain ) adalah beberapa rempah yang memiliki khasiat obat. Sementara beberapa seperti ajwain adalah anti-bakteri dan anti-jamur, yang lain seperti kunyit membantu mengurangi peradangan.

Makanan Diet Versi India Setelah Operasi Caesar – Rempah untuk Pemulihan

Makanan India kaya akan nutrisi seperti protein, kalsium, zat besi dan vitamin, dan rencana diet yang baik yang terdiri dari makanan India dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ibu yang baru pulih pasca operasi caesar. Makanan yang biasa digunakan di India seperti biji fenugreek, biji adas, biji jintan, labu ridge, bayam, masoor dal , oat dan daliya membantu meningkatkan produksi susu pada ibu.

Rempah-rempah India, ketika ditambahkan ke makanan ibu, membantu dalam pemulihan cepat setelah melahirkan caesar.

  • Hing/ Asafoetida : Penambahan engsel pada diet pasca-kehamilan akan membantu pencernaan yang lebih baik dan mengurangi masalah gas / perut kembung yang dihadapi setiap ibu setelah melahirkan.
  • Jeera Jeera membantu pencernaan dan juga membantu dalam produksi susu.
  • Biji Ajwain/ Carom : Konsumsi ajwain juga membantu pencernaan dan lunak terhadap sistem pencernaan. Minyak aromatik dari ajwain dilepaskan dalam ASI yang membantu mengatur gerakan dan pencernaan bayi.

Makanan apa yang Harus Dihindari Setelah Operasi Caesar?

Posting C-bagian, kegiatan biasa Anda dibatasi karena Anda disarankan untuk beristirahat. Karena Anda tidak akan dapat melakukan banyak aktivitas fisik apa pun, penting untuk mengontrol apa yang Anda makan dan menghindari mengonsumsi apa pun yang akan membutuhkan waktu lama untuk dicerna dan meningkatkan kelelahan. Selain itu, untuk pulih dari stres akibat persalinan, tubuh membutuhkan makanan bergizi dan ringan yang melengkapinya dengan mineral yang diperlukan dan membantu menghindari dampak buruk. Sama seperti daftar makanan yang direkomendasikan, ada item makanan yang harus dihindari setelah melahirkan.

  • Hindari makanan pedas karena dapat menyebabkan masalah lambung dan bayi mungkin juga mendapatkan rasa dalam ASI.
  • Minuman berkarbonasi dan jus jeruk tidak boleh dikonsumsi karena dapat menyebabkan gas.
  • Konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh harus dibatasi karena kafein dapat menyebabkan masalah dalam pertumbuhan bayi.
  • Alkohol harus dihindari karena dapat mengganggu kemampuan ibu untuk menyusui, dan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan bayi.
  • Jauhi makanan yang menghasilkan gas. Makanan seperti urad dal, cholechawali , rajma , chana , besan , acar, kacang hijau, kacang polong dan sayuran seperti kembang kol, kol, bhindi , brokoli dan bawang harus dihindari setidaknya 40 hari sejak hari pasca operasi caesar.
  • Makanan dingin dan mentah harus dikeluarkan dari menu.
  • Makanan fermentasi, gorengan, dan cepat harus dihindari sepenuhnya.
  • Hindari gheedan beras untuk 3-4 hari pertama setelah operasi caesar.

Tips Penting untuk Mendapatkan yang Terbaik dari Diet Pasca Operasi Caesar Anda

Berikut ini adalah beberapa tips dasar yang perlu diingat sehubungan dengan diet Anda untuk mendapatkan yang terbaik dari apa yang Anda makan:

  • Alih-alih mengonsumsi tiga makanan berat sepanjang hari, sebarkan makanan Anda sepanjang hari dan cobalah makan lima hingga enam kali.
  • Pertahankan jarak dua jam di antara waktu makan. Jika Anda merasa lapar, makanlah beberapa buah atau kacang untuk menunda rasa lapar sementara.
  • Luangkan waktu untuk mengunyah makanan dengan benar sebelum menelan alih-alih menelannya sekaligus. Mintalah anggota keluarga Anda untuk menjaga bayi Anda sementara itu agar Anda dapat memiliki makanan yang tenang. Pastikan dikunyah hingga halus.
  • Tidur kapan saja memungkinkan. Tidur yang baik mungkin sulit dengan bayi yang baru lahir, tetapi pastikan untuk sering tidur siang karena tidur akan membantu tubuh Anda memperbaiki dan menyembuhkan lebih baik dan lebih cepat.
  • Hindari makanan yang tidak dimasak di rumah. Hanya konsumsi makanan buatan rumah dan sertakan banyak bahan segar dalam makanan Anda.

Waktu setelah operasi caesar bisa sulit dan menantang. Penting untuk tetap mengontrol diet untuk mempercepat pemulihan tubuh dan juga luka jahitan caesar. Pola makan yang baik dan bergizi dapat membantu memulihkan diri dari operasi dan menjaga Anda dan bayi tetap sehat.

Sekian informasi terkait diet pasca operasi caesar, semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih:)

Menjalani Tahapan Pemulihan Pasca Operasi Caesar

Menjalani Tahapan Pemulihan Pasca Operasi Caesar

Suatu hal yang didambakan bagi setiap Bunda ialah kelahiran sang buah hati. Mungkin dari sebagian Bunda menginginkan untuk melahirkan dalam kondisi yang normal. Tetapi dalam dunia medis ada kondisi tertentu yang memungkinkan pada saat dokter menyarankan untuk menjalankan operasi melahirkan secara caesar. Untuk rasa sakit pada saat melahiran secara caesar mungkin saja tidak akan sesakit pada saat Bunda melahirkan secara normal. Tetapi rasa sakit juga akan terasa sama setelah anestesi dari operasi caesar telah habis. Selain rasa sakit pasca operasi caesar, juga akan mengalami beberapa tahapan kondisi pada tubuh pasca menjalani operasi caesar, apa saja itu?

Tahapan pemulihan pasca operasi caesar

Sebagian Bunda akan mengalami rasa sakit yang muncul saat anestesi hilang pasca operasi caesar, biasnaya hal ini tidak sesakit seperti proses melahirkan secara normal. Namun, rasa sakit tersebut bisa berbanding terbalik dengan pasca operasi caesar.

Terdapat beberapa Bunda yang menngeluhkan rasa sakit pasca operasi caesar selesai. Maka perihal ini dapat disebabkan karena pengaruh dari obat bius atau anestesi yang mulai menghilang. Pada masing-masing individu yang menjalani operasi caesar akan mengalami proses pemulihan hingga sembuh total yang berbeda-beda.

Terkadang ada yang dapat sembuh sekitar 4 hingga 6 minggu, ada juga yang dalam kurun waktu tersebut masih mengeluhkan rasa sakit di bagian sayatan bekas operasi Caesar. Jadi untuk memastikan kapan sembuh pasca operasi Caesar, tidak dapat ditentukan karena masinng-masing individu berbeda dan tergantung dalam melakukan pengobatan yang tepat serta tahapan pemulihan setelah menjalani operasi Caesar.

Pasca melahirkan operasi Caesar

Menjalani masa pasca operasi Caesar biasanya akan dipandu atau dalam pengawasan oleh dokter hingga kondisi tubuh Bunda benar-benar sehat total. Pengawasan dokter dapat meliput control setiap jadwal yang ditentukan oleh dokter.

Pemberian infus biasnya akan tetap diberikan pasca operasi Caesar. Dan untuk memudahkan Bunda untuk melakukan buang air kecil biasanya akan dipasangkan alat kateter.

Penggunaan kateter ini nantinya akan bermanfaat bagi Bunda, agar tidak perlu bangkit dari tempat tidur untuk beranjak ke kamar mandi. Sehingga menghindari adanya rasa nyeri pada jahitan Caesar pasca operasi.

Rasa sakit juga akan muncul setelah obat bius habis. Obat bius ini diberikan pada saat akan menjalani operasi Caesar. Sakit kepala atau pusing juga dapat dirasakan karena adanya efek dari cairan infus.

Pemulihan di hari pertama pasca operasi caesar

Selang waktu beberapa jam pasca operasi Caesar apabila tidak mendapati keluhan dan juga komplikasi pasca operasi Caesar, biasanya Bunda akan disarankan untuk sedikit bergerak dan juga melakukan aktivitas ringan seperti menyusui.

Beberapa jam setelah menjalani operasi Caesar biasanya juga akan disarankan makan untuk menggantikan asupan energy yang hilang saat operasi berlangsung. Asupan makanan pasca operasi Caesar biasanya berupa makanan lunak bahkan ada yang cair.

Rasa nyeri akan semakin meningkat apabila obat biuas pada saat operasi sudah benar-benar hilang. Selain rasa nyeri, biasanya akan muncul beberapa kondisi yang Bunda alamin pasca operasi Caesar. Seperti :

  1. Penggumpalan darah – salah satu resiko yang terjadi pasca operasi melahirkan ialah terjadinya penggumpalan darah pada kaki. Sangat rentan sekali terjadi penggumpalan darah pada wanita yang memiliki berat badan berlebihan dan juga kurangnya bergerak dalam kurun waktu yang lama pasca operasi.
  2. Kram – kram terjadi karena adanya Rahim yang menyusut pasca operasi. Kram ini akan muncul pada sayatan Caesar. Rasa kram ini akan muncul seperti kram pada saat mengalami masa menstruasi.
  3. Infeksi luka – infeksi pada luka Caesar dapat terjadi apabila Bunda tidak merawat luka dengan tepat dan benar. Dokter atau tim medis lainnya akan memeriksa bekas sayatan Caesar untuk mencegah adanya infeksi

Pemulihan di hari ke- 2

Pada memasuki hari ke 2 ini, biasanya Bunda akan dimintai untuk lebih sering melakukan aktivitas ringan seperti beranjak dari tempat tidur dan juga melakukan aktivitas lainnya. Hal ini bertujuan agar otot pasca operasi tidak menegang, sehingga masa pemulihan agar berlangsung dengan cepat.

Pada hari kedua ini, nantinya alat kateter dan infus yang tepasang biasanya akan dilepas. Untuk buang air kecil atau aktivitas lainnya, Bunda sudah dapat beranjak dari kasur sendiri. Dan juga sudah dapat mandi dan memberseihkan semua tubuh. Tapi perlu di ingat untuk luka pasca operasi Caesar di himbau untuk tidak terkena air secara langsung.

Mandi juga akan membantu tubuh menjadi terasa lebih segar kembali, selain itu juga dapat membantu mencegah timbulnya infeksi pada luka bekas sayatan operasi Caesar. Terkadang juga pada bagian luka sayatan bekas operasi Caesar akan terasa perih atau sakit saat terkena air.

Bunda tidak perlu khawatir, biasannya perban yang menutup luka bekas sayatan operasi Caesar biasanya akan digantikan setiap 24 jam hingga beberapa hari terhitung dari pasca operasi Caesar. Perban yang diberikan biasanya akan bersifat anti air, sehingga menjaga luka sayatan bekas operasi Caesar.

Untuk mengeringkan kembali perban yang basah karena air, Bunda hanya perlu mengeringkannya dengan kain. Luka sayatan bekas operasi Caesar biasanya akan mulai membaik setelah 7 hari lebih atau juga tergantung dari masing-masing kesehatan individu dan cara merawat lukanya.

Pendarahan pasca operasi caesar di hari ke- 2

Pasca operasi Caesar biasanya ibu akan mengalami pendarahan entah itu dari area vagina. Pendarahan ini biasanyia akan berjumlah banyak dan berlangsung selama beberapa minggu, pendarahan ini biasanya disebut dengan lochia. Oleh karena itu, Bunda akan dianjurkan menggunakan pembalut dengan ukuran yang lumayan besar untuk menampung darah. Kondisi seperti ini juga biasanya disebut dengan masa nifas.

Pendarahan lochia ini biasanya terdiri dari darah, lender dan juga sisa jaringan Rahim yang telah luruh. Selain adanya pendarahan ini, biasanya Bunda juga akan ditanyai terkait “apakah Bunda sudah bisa buang gas (kentut)?” .

Buang gas pasca operasi dapat menandakan bahwa Bunda tidak memiliki komplikasi pada sistem pencernaan. Dan setelahnya, Bunda dapat mengonsumsi makanan dan minuman sesuai dengan anjuran dokter.

Berbeda seperti awal melahirkan Caesar, biasanya setelah siuman belum di perbolehkan untuk makan. Setelahnya Bunda mungkin juga sudah diperbolehkan untuk makan seperti biasanya, tetapi masih dibawah pengaruh aturan dokter. Selain itu, pada perubahan tekstur makanan biasnaya akan ditentukan tergantung dari kemampuan Bunda dan juga kondisi tubuh.

Jika masih awal pasca melahirkan biasanya makanan yang di cerna masih makanan dengan tekstur yang lembut. Setelahnya akan bisa mulai makanan yang biasa.

Pemulihan di hari ke- 4

Pemulihan hingga hari ke 4 pasca operasi Caesar biasanya akan diperbolehkan untuk segera pulang kerumah. Hal ini juga termasuk dari keputusan dokter dalam memperhatikan kondisi kesehatan Bunda.

Pemeriksaan dan pergantian perban pada luka jahitan sayatan Caesar juga akan dilakukan. Setelahnya dokter akan menyarankan Bunda untuk merawat serta menjaga luka jahitan tersebut dengan baik. Agar tidak menimbulkan infeksi.

Tidak hanya merawat luka jahitan sayatan Caesar, Bunda juga disarankan tidak melakukan kegiatan yang berat berat ataupun mengangkat beban berat. Kegiatan Bunda setelahnya akan dibatasi di masa pemulihan ini. Setelah pulang dari rumah sakit, Bunda juga diharuskan untuk melakukan control ulang untuk mengetahui apakah ada infeksi pada luka jahitan sayatan Caesar.

Pemulihan di minggu pertama atau hari ke- 7

Dokter menganjurkan Bunda untuk menghindari kegiatan atau aktivitas berat dan beberapa aktivitas tertentu. Dalam jangka waktu kurang lebih 4 hingga 6 minggu pasca operasi Caesar biasanya tidak di perbolehkan untuk olahraga berat terlebih dahulu dan juga menyetir sendiri.

1 minggu pasca operasi Caesar ini, terkadang Bunda masih merasakan nyeri bahkan timbul rasa sakit pada area luka jahitan. Rutinlah untuk mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter.

Pemulihan di minggu ke- 2 atau hari ke- 14

Control rutin biasanya akan dilakukan diminggu ke 2 pasca operasi Caesar atau sesuai jadwal yang diberikan oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan kembali.

Dokter akan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan Bunda, dan juga pengecekan terhadap luka jahitan sayatan operasi Caesar apakah ada pembengkakan atau tanda gejala infeksi pada luka.

Wajar apabila sesekali Bunda masih merasa kram karena operasi caesar. Hal ini merupakan proses pemulihan bagi rahim yang berkontraksi untuk kembali ke ukuran normal. Sampaikan juga pada dokter mengenai keluhan apa pun yang Bunda rasakan selama ini.

Pemuihan minggu ke- 4 atau hari ke- 28

Perkembangan pasca operasi caesar biasanya sudah mulai membaik di minggu ke 4 ini. Pergerakan Bunda juga terasa lebih nyaman dan mudah dibandingkan dengan beberapa waktu sebelumnya.

Usahakan untuk tidak membandingkan proses pemulihan yang Bunda jalani dengan orang lain. Sebab setiap orang memiliki kondisi dan waktu pemulihan yang berbeda-beda.

Sebaiknya konsultasikan kondisi dan keluhan tersebut kepada dokter, agar dapat dicari tahu penyebab dan penanganan yang tepat.

Pemulihan minggu ke- 6 atau hari ke-42

Pemulihan pasca operasi caesar tanpa komplikasi dapat berkisar antara 4-6 minggu. Oleh karena itu, saat ini biasanya tubuh sudah terasa jauh lebih membaik dan nyaman untuk beraktivitas seperti semula.

Bekas jahitan sudah mengering, rahim kembali ke ukuran normal, dan Bunda juga sudah bisa untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Cara ampuh mempercepat proses pemulihan pasca operasi caesar

Pada umumnya, Bunda akan pulang dari rumah sakit empat hari setelah operasi caesar dan kondisi Bunda akan pulih sepenuhnya dalam jangka waktu enam minggu.

Akan tetapi, proses tersebut akan lebih mudah tercapai jika Bunda merawat tubuh Bunda dengan baik dan benar. Nah, berikut ini beberapa tips untuk mempercepat pemulihan tubuh Bunda pasca operasi caesar.

  1. Istirahat

Hampir sama dengan operasi lainnya, pastinya pasca operasi akan membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Tubuh juga membutuhkan waktu istirahat yang cukup pasca operasi caesar. Mungkin ini terasa sulit karena Bunda juga harus membagi waktu untuk mengurus si kecil.

Untuk mencegah Bunda mengalami kelelahan, sebaiknya Bunda juga harus ikut istirahat di saat bayi sedang istirahat. Beberapa hari setelah melahirkan, mungkin juga Bunda akan memerlukan bantuan orang lain untuk membantu mengurus bayi, sehingga Bunda juga tidak terlalu lelah.

Hanya saja, bukan berarti Bunda bisa berdiam diri di tempat tidur dalam waktu lama. Usahakan untuk melakukan aktivitas apa pun semampu Bunda, guna melatih pergerakan tubuh dan mempercepat proses penyembuhuhan.

  1. Menjaga kondisi tubuh

Selain istirahat yang cukup, Bunda juga harus memperhatikan kondisi tubuh. Bunda akan disarankan untuk tidak mengangkat beban berat dan menaiki tangga terlebih dahulu. Karena kegiatan tersebut dapat memicu luka caesar kembali terbuka. Sebaiknya tempatkan semua kebutuhan di tempat yang mudah terjangkau.

Selain itu, Bunda juga disarankan untuk menghindari melakukan hubungan seksual dan memasukkan sesuatu pada vagina selama beberapa minggu untuk mencegah infeksi. Misalnya menggunakan tampon atau menstrual cup.

Perbanyaklah untuk bergerak semampu Bunda, jangan terlalu dipaksakan jika sudah mulai lelah dan terasa nyeri. Sebab semakin banyak Bunda melakukan gerakan atau bergerak, semakin cepat pula proses pemulihan tersebut tetapi perlu di ingat juga untuk tidak terlalu bergerak yang terlalu berat. Banyak bergerak juga dapat membantu mencegah sembelit dan pembekuan darah.

Dari beberapa saran tersebut, dapat Bunda lakukan sekitar 6 minggu pasca operasi caesar. Setelah 6 minggu, biasanya tubuh Bunda sudah cukup pulih dan mampu menjalankan aktivitas dengan normal.

  1. Asupan nutrisi

Menjaga asupan nutrisi penting untuk Bunda penuhi setelah menjalani operasi persalinan. Selain untuk mempercepat proses pemulihan luka caesar, zat gizi dari makanan dan minuman harian juga diperlukan karena Bunda sedang dalam masa menyusui.

Makan berbagai jenis makanan dapat membantu Bunda dalam memenuhi berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan juga si kecil. Dengan begitu, dapat membantu mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan si kecil

Jangan lupa juga untuk banyak minum dan makan makanan yang berserat tinggi. Ini berguna untuk mencegah sembelit, karena biasanya akan timbul keluhan susah buang air besar setelah menjalani persalinan secara caesar.

  1. Menjaga dan merawat bekas luka sayatan caesar

Bunda juga harus tetap harus menjaga dan merawatnya karena luka bekas jahitan belum mengering sepenuhnya, sehingga berisiko menimbulkan infeksi dan komplikasi pasca operasi caesar.

Perhatikan perubahan kondisi luka bekas jahitan Bunda setiap hari, apakah terdapat tanda-tanda infeksi, seperti rasa nyeri atau warna kemerahan pada luka jahitan. Jangan tunda untuk memberitahukan kepada dokter bila hal seperti itu terjadi.

Jika luka masih ditutupi dengan perban, lakukan untuk selalu rutin mengganti perban setiap hari dan jaga luka agar tetap bersih dan kering. Dalam waktu 6 minggu, luka bekas jahitan akan mulai menyusut dan berubah warna seperti warna kulit. Mungkin Bunda juga akan merasakan sedikit gatal pada area luka, hal ini menandakan luka akan mulai sembuh.

Sekian infromasi terkait tahapan pemulihan pasca operasi caesar, semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂

Buah Untuk Ibu Menyusui Serta Melancarkan Produksi ASI Berkualitas

Buah Untuk Ibu Menyusui Serta Melancarkan Produksi ASI Berkualitas

Buah untuk ibu menyusui akan tergolong dalam 2 kelompok, yaitu buah yang dilarang untuk ibu menyusui dan juga buah yang di anjurkan untuk ibu menyusui karena dapat melancarkan produksi ASI berkualitas.

Makanan terbaik bagi sang buah hati yang baru saja terlahir ialah ASI. Oleh karena itu, bagi seorang ibu yang masih saja aktif memberikan ASI secara ekslusif Kepada si kecil, diharapkan ibu dapat menjada pola makan dan juga minuman yang dikonsumsi oleh tubuh. Karena, baik makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh juga sangat berpengaruh bagi kesehatan bayi. Sangat penting juga untuk diketahui, ada beberapa pantangan buah yang dikonsumsi saat ibu sedang menyusui. Buah apa saja itu?

Untuk meningkatkan produksi ASI biasanya ibu akan mengonsumsi daun katuk, selain itu ada buah untuk ibu menyusui yang sangat bagus untuk  produksi ASI. Misalnya buah pepaya, selain bagus untuk ASI ternyata buah pepaya juga sangat bagus untuk pencernaan si ibu dan juga si kecil.

Buah yang harus di hindari untuk ibu menyusui

Terdapat beberapa jenis buah yang tidak dapat ibu konsumsi pada saat menyusui, karena buah-buahan ini dapat mempengaruhi produksi ASI sehinga membuat bayi akan sakit. Berikut ini yang merupakan buah yang tidak dapat dikonsumsi saat menyusui, antara lain:

1. Nanas

Buah nanas ternyata tidak hanya di larang bagi seseorang yang sedang hamil, nanas juga termasuk buah yang harus di hindari bagi ibu yang sedang menyusui si kecil. Apabila ibu sedang hamil mengonsumsi buah nanas ini akan dapat menyebabkan gugurnya janin, tetapi sangat berbeda dengan ibu yang sedang menyusui yang harus di hindari ialah mengonsumsi buah nanas, karena dapat membuat ASI menjadi terasa tengik atau memiliki khas bau yang tidak sedap ataupun memiliki rasa yang aneh. Hal tersebut juga akan berakibat buruk bagi kondisi si kecil karena akan menyebabkan timbulnya ruam-ruam pada area dubur bayi akibat kandungan rasa masam yang terdapat pada buah nanas. Buah nanas dapat dijadikan pantangan bagi ibu yang sedang hamil dan juga bagi ibu yang sedang menyusui.

2. Apel

Terdapat pakar medis yang menyarankan untuk mengonsumsi buah apel ini karena di percaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Tetapi tahukan Anda, bahwa buah apel tidak berlaku untuk ibu menyusui. Karena buah apel merupakan buah yang harus dihindari saat ibu sedang menyusui, karena buah ini dapat menyebabkan sembelit yang fatal sehingga menurunkan kesehatan si ibu yang akan berpengaruh pada produksi ASI.

3. Jeruk

Buah jeruk juga hampir sama seperti buah apel, buah jeruk ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Buah jeruk merupakan buah dengan sumber vitamin C terbaik yang sangat dibutuhkan bagi tubuh. Akan tetapi buah jeruk ini menjadi pantangan juga bagi ibu yang sedang menyusui. Karena buah jeruk dapat menambah rasa asam pada ASI sehingga dapat menyebabkan perut bayi terasa tidak nyaman bahkan kembung karena adanya gas.

4. Jeruk nipis

Tidak hanya jeruk biasa yang dikonsumsi, buah jeruk nipis pun sama kaya akan vitamin C, sangat bagus untuk tubuh karena sifat antibakteri dan anti inflamasi yang akurat. Jeruk nipis ini dapat digunakan dengan berbagai cara dan memiliki manfaat yang sangat banyak ketika di makan ataupun di olah menjadi minuman. Akan tetapi, perlu di ingat bahwa buah jeruk nipis ini sangat mirip dengan jeruk bali karena memiliki rasa masam yang tinggi. Jeruk nipis menjadi pantangan tersendiri bagi ibu menyusui.

5. Ceri

Dokter mengatakan buah ceri sangat sehat dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Bagi anak kecil juga dapat dikonsumsi jika sudah memasuki 2-3 tahun, atau pada saat sistem pencernaan anak kecil sudah baik. Apabila ibu mengonsumsi buah ceri disaat masa menyusui, maka yang terjadi pada si kecil ialah masalah pada lambung dan juga masalah pencernaan lainnya. Karena kandungan buah ceri yang dapat mempengaruhi ASI dan juga mempengaruhi kualitas ASI. Pengaruh pada si kecil biasanya akan kentut, bersendawa dan masalah lainnya pada perut.

6. Plum

Seperti buah ceri, ternyata buah plum ini sangat sulit untuk di pecah atau dicerna untuk anak yang masih muda atau dibawah setahun. Walaupun buah plum ini tergolong sehat, tetapi buah plum sangat dijadikan pantangan makanan ibu menyusui. Alangkah baiknya untuk menghindari sebisa mungkin karena perut anak belum terlalu siap untuk mendapatkan nutrisi dari buah ini melalui ASI. Makan buah plum di saat menyusui dapat menyebabkan perut bayi terasa begah, gelisah dan juga dapat mengganggu waktu istirahat bayi saat tidur. Selain itu dapat menyebabkan masalah sakit perut dan sembelit pada si kecil.

7. Buah kiwi

Mengapa buah kiwi harus dihindari bagi ibu yang sedang dalam tahap menyusui? Buah kiwi yang mengandung banyak vitamin, namun karena sifat masamnya dan tinggi gula inilah yang tidak baik untuk dikonsumsi saat sedang menyusui. Karena di anggap dapat memperburuk kondisi bayi.

8. Stroberi

Pantangan buah selanjutnya ialah stroberi. Buah stroberi ini hampir sama dengan buah kiwi, yang memiliki cita rasa masam dan mengandung tinggi gula. Bayi tidak memiliki kapasitas insulin yang baik untuk memecah gula hingga usia 3 tahunan, oleh karena itu sangat penting bagi ibu untuk menghindari buah ini saat sedang menyusui.

Buah yang baik dikonsumsi untuk ibu menyusui

Sebelumnya telah diketahui untuk beberapa pantangan buah yang tidak dapat dikonsumsi saat sedang menyusui. Kali ini ada beberapa buah yang baik untuk membantu produksi ASI menjadi lebih baik.

Pastikan untuk selalu menjalani pola makan yang sehat dengan bantuan ahli gizi, dan atau selalu konsultasikan dengan dokter secara teratur untuk memastikan bayi dan juga kesehatan si ibu tetap baik. Jangan pernah untuk mencoba mengimbangi kekurangan satu nutrisi dengan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi lainnya. Lakukanlah dengan seimbang beserta bantuan ahli gizi atau dengan bantuan dokter. Apabila ibu ingin melakukan diet sehat, maka rancanglah terlebih dahulu makanan yang bernutrisi, agar tidak mengganggu produksi ASI. Lalu bagaimana untuk buah yang dapat dikonsumsi saat sedang menyusui. Buah yang baik dikonsumsi untuk ibu menyusui, antara lain:

1. Pepaya

Buah pepaya merupakan buah yang sangat baik dikonsumsi dalam kondisi apapun. Buah pepaya ini yang di anggap sebagai buah super, buah pepaya dapat membantu pemenuhan nutrisi ibu saat sedang menyusui. Buah pepaya memiliki kandungan mineral yang menyehatkan seperti serat dan juga papain. Selain itu juga dapat dijadikan sebagai sumber vitamin C non-asam alias tidak bercita rasa asam.  Buah pepaya ini memiliki manfaat sebagai obat pencahar alami, membantu mengelola sistem pencernaan agar tetap sehat, mencegah adanya sembelit dan juga membantu menjaga tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Kandungan mineral yang terdapat pada buah pepaya dapat membantu produksi ASI. Inilah beberapa manfaat buah pepaya yang dapat ibu ketahui.

2. Pisang matang

Tekstur buah pisang yang sudah matang memiliki tekstur yang hampir sama seperti buah pepaya. Selain itu buah pisang ini juga dinobatkan sebata obat pencahar alami dan membantu sistem pencernaan. Hanya berlaku untuk pisang yang sudah matang, tidak untuk buah pisang yang masih mentah ataupun setengah matang. Buah pisang yang masih mentah atau cenderung setengah matang malahan dapat merusak sistem pencernaan dan berakibat sembelit. Buah pisang ini kaya akan kalium dan serat yang sudah matang memiliki tekstur yang hampir sama seperti buah pepaya. Selain itu buah pisang ini juga dinobatkan sebata obat pencahar alami dan membantu sistem pencernaan. Hanya berlaku untuk pisang yang sudah matang, tidak untuk buah pisang yang masih mentah ataupun setengah matang. Buah pisang yang masih mentah atau cenderung setengah matang malahan dapat merusak sistem pencernaan dan berakibat sembelit. Buah pisang ini kaya akan kalium dan serat yang sangat bagus. Buah pisang juga dapat dijadikan asupan nutrisi saat ibu sedang menyusui. Banyak juga merk makanan bayi yang mengandung campuran buah pisang.

3. Alpukat

Secara alami buah alpukat ini dijadikan sebagai makanan tersehat, karena buah ini sangat baik untuk segala usia dan juga baik untuk ibu yang sedang menyusui. Manfaat buah alpukat yang paling terkenal ialah membantu perkembangan, penglihatan, menyehatkan rambut, kesehatan jantung, pencernaan dan juga mencegah kanker anak.

4. Blewah

Buah blewah atau buah yang terkenal dengan julukan muskmelon, buah untuk ibu menyusui ini sangat luar biasa karena kaya akan vitamin K, B, serat, kalium, magnesium, niasin, tiamin dan folat. Semua kandungan yang dimiliki pada buah blewah ini sangat baik bagi ibu maupaun bagi bayi, terutama pada masa menyusui.

5. Tin

Buah tin ini mengandung banyak mineral seperti mangan, magnesium, tembaga, kalsium dan juga kalium. Sehingga sangat baik sebagai buah untuk ibu menyusui. Buah tin juga merupakan sumber serat, vitamin K dan viamin B6. Banyak juga brand makanan bayi yang menggunakan buah tin dalam kandungan makanan bayi.

Sekian informasi terkait beberapa buah yang dapat di konsumsi dan tidak dapat di konsumsi bagi ibu menyusui. Semoga informasi ini bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂