tanda-bekas-jahitan-operasi-caesar
Pasca Operasi

Mengenali Tanda Perubahan Bekas Luka Jahitan Operasi Caesar

Apa Saja Tanda-tanda Jahitan Caesar Anda Sudah Sembuh?

Setelah menjalani operasi caesar akann meninggalkan rasa sakit yang lebih lama dan juga bekas jahitan caesar di tubuh Anda. Untuk mempercepat pemulihan luka jahitan setelah operasi caesar, Anda akan disarankan untuk melakukan perawatan luka dan menjaga diri. Apabila Anda salah dalam merawat diri, maka akan menyebabkan infeksi. Dan juga sebaliknya jika perawatan yang Anda lakukan dengan baik, maka bekas jahitan caesar pun akan lebih cepat sembuh. Bagaimana cara mengenali tanda jahitan sudah sembuh atau belum?

Tanda bekas jahitan caesar sudah sembuh

Selain meninggalkan bekas luka jahitan pada tubuh Anda, melahirkan secara caesar juga akan membuat Anda merasakan sakit yang lumayan lama. Di minggu pertama setelah operasi caesar pastinya Anda akan merasa tidak nyaman karena rasa sakit selain itu juga dapat menganggu aktivitas harian Anda. Jika Anda melakukan perawatan dengan baik maka jahitan caesar akan pulih dengan cepat.

Beberapa hal yang akan Anda alamin pada luka bekas jahitan caesar antara lain:

  • Jahitan caesar akan terlihat lebih bengkak
  • Kulit akan lebih sedikit timbul
  • Pada luka jahitan maupun kulit area luka jahitan akan lebih berawarna gelap dibandingkan dengan kulit disekitarnya. Ada juga yang masih kemerahan ini petanda bahwa jahitan caesar masih baru.
  • Dapat muncul cairan atau nanah dari luka jahitan

Jangan biarkan luka caesar Anda lembab karena akan memperlambat proses pengeringan. Rawatlah luka jahitan caesar Anda dengan baik dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan.

Ciri-ciri jahitan caesar

Jahitan caesar biasanya hanya memiliki panjangn berukuran 10 hingga 15 cm dan lebar 0,3 cm. akan tetapi semakin lama jahitan caesar ini akan menyusut dalam waktu kurang lebih 6 minggu setelah operasi caesar. Kemudian warna pada bekas jahitan caesar akan menyamai warna kulit disekitarnya. Inilah yang dapat dijadikan sebagai tanda bahwa luka jahitan caesar Anda sudah mulai sembuh.

Rasa gatal akan muncul pada saat proses penyembuhan, hal ini juga sangat normal terjadi karena adanya regenerasi jaringan baru. Selain itu, rasa gatal juga diakibatkan karena terdapat beberapa saraf di daerah bekas jahitan yang terganggu. Sebaiknya jangan menggaruk luka Anda saat gatal, ini justru dapat membuatnya semakin buruk.

Untuk meredakan kulit Anda yang gatal, sebaiknya oleskan krim pereda gatal di sekitar bekas luka. Atau, Anda juga bisa mengompres daerah yang gatal dengan es batu yang dibungkus handuk tipis selama 5-10 menit hingga rasa gatal mereda.

Cara merawat luka jahitan caesar

Beberapa hal dapat Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhan luka bekas jahitan caesar Anda, yaitu:

  • Jaga luka agar tetap bersih. Tidak masalah jika luka Anda kena air dan sabun saat mandi, yang terpenting segera keringkan luka dengan handuk bersih. Jika luka masih diperban, ganti perban secara rutin.
  • Biarkan luka Anda terkena udara, hal ini untuk mencegah daerah yang luka menjadi lembab. Udara juga dapat mempercepat penyembuhan luka Anda.
  • Periksakan jahitan caesar Anda ke dokter secara rutin untuk melihat perkembangan penyembuhannya.
  • Istirahat yang cukup dan minum banyak cairan untuk mempercepat pemulihan tubuh Anda setelah operasi caesar.
  • Tetap bergerak untuk menjaga sirkulasi darah Anda berjalan lancar. Namun, hindari membungkuk, memutar tubuh Anda, atau membuat gerakan tiba-tiba. Hindari juga mengangkat sesuatu yang berat.

Tanda Bekas Jahitan Caesar Anda Memiliki Masalah

Melahirkan secara caesar mungkin akan membuat Anda hanya merasakan sedikit sakit saat melahirkan. Namun, setelah Anda melahirkan, Anda akan mendapatkan bekas jahitan caesar. Seperti pada operasi lainnya, operasi caesar juga meninggalkan bekas jahitan pada kulit Anda dan harus Anda rawat sampai kering. Jika tidak, maka bisa saja Anda mengalami masalah pada bekas jahitan setelah operasi caesar.

Normalnya, pada beberapa bulan pertama setelah melahirkan, luka bekas caesar terlihat merah atau merah muda. Kemudian, warna luka menjadi lebih pucat dengan garis tipis. Beberapa wanita mungkin mempunyai luka lebih lebar dan lebih tebal dengan kulit yang timbul. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, luka bekas caesar dapat bermasalah.

Masalah bekas jahitan, seperti infeksi, dapat terjadi segera setelah Anda melahirkan atau selama masa pemulihan. Infeksi pada bekas jahitan mungkin jarang terjadi jika Anda merawat bekas jahitan caesar Anda dengan benar. Tapi, jika luka tidak dirawat, hal ini mungkin saja terjadi. Wanita hamil yang melahirkan normal memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami infeksi setelah melahirkan.

Infeksi pada luka bekas jahitan caesar bisa terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri pada bekas jahitan Anda. Hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang berisiko tinggi, seperti yang memiliki diabetes, penyakit autoimun, atau komplikasi kehamilan (seperti tekanan darah tinggi).

Apa saja tanda-tanda infeksi pada bekas jahitan caesar?

Jika Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini, sebaiknya segera periksakan luka bekas jahitan sesar Anda ke dokter agar segera mendapat penanganan lebih lanjut.

  • Nyeri, bengkak, atau kemerahan di tempat luka
  • Luka mengeluarkan nanah
  • Perut Anda terasa sakit
  • Demam lebih dari 38° C
  • Masalah saat buang air kecil, seperti nyeri, sensasi terbakar, atau bahkan tidak dapat buang air kecil
  • Keputihan dengan bau tidak enak
  • Perdarahan berlebihan dari vagina Anda, setidaknya dalam waktu satu jam
  • Terdapat gumpalan darah dari vagina
  • Sakit atau bengkak pada kaki

Penanganan segera sangat diperlukan. Jika dibiarkan terus-menerus, Anda mungkin berisiko untuk mengalami sepsis, yaitu infeksi yang dapat menyerang seluruh aliran darah. Tanda-tanda sepsis adalah menggigil, peningkatan detak jantung, napas cepat, dan demam tinggi yang datang tiba-tiba.

Bagaimana mencegah infeksi pada bekas jahitan?

Jika Anda melahirkan dengan cara operasi caesar, tentu Anda akan mendapatkan bekas jahitan. Bekas jahitan ini membutuhkan waktu 4-6 minggu untuk penyembuhan. Selama masa penyembuhan, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk mencegah infeksi pada luka ini, yaitu:

  • Selalu istirahat yang cukup – Kesibukan mengurus bayi Anda setelah melahirkan mungkin dapat membuat Anda kelelahan dan kurang tidur. Tapi, sebisa mungkin usahakan agar selalu mendapatkan waktu tidur yang cukup. Tidurlah saat bayi Anda tidur.
  • Tidak melakukan aktivitas yang berat – Melakukan aktivitas berat dapat membuat luka sayatan Anda menjadi lebih buruk. Sebaiknya hindari mengangkat beban berat atau melakukan pekerjaan berat sampai bekas luka Anda benar-benar sembuh. Taruhlah segala sesuatu yang Anda butuhkan di dekat Anda, sehingga Anda lebih mudah untuk menjangkaunya, seperti air minum.
  • Menjaga bagian perut dengan baik – Saat Anda batuk, tertawa, atau bersin, sebaiknya peganglah perut Anda (tepatnya di daerah bekas luka) dengan sedikit memberi tekanan. Hal ini untuk menjaga agar perut Anda tidak terguncang berlebihan. Berdirilah dengan tegak saat Anda berjalan.
  • Minum cairan – Tubuh Anda membutuhkan banyak cairan saat proses penyembuhan dan menyusui. Minum banyak cairan juga dapat membantu Anda terhindar dari sembelit.
  • Menjaga pola makan – Nutrisi yang terpenuhi dengan baik dapat mendorong pertumbuhan jaringan yang sehat, sehingga luka bekas sayatan sesar Anda dapat sembuh dengan cepat.
  • Selalu membersihkan luka secara teratur – Pastikan Anda selalu membersihkan luka dan mengganti kain penutup luka. Pastikan juga daerah di sekitar luka Anda tidak lembab. Daerah yang lembab dapat memicu timbulnya infeksi bakteri.
  • Tidak mengenakan pakain yang ketat – Pakaian ketat hanya akan menutup luka sehingga luka lebih sulit untuk kering dan sembuh. Sebaiknya pakailah pakaian yang longgar.
  • Rutin mengonsumsi obat – Jika Anda diberi antibiotik oleh dokter, sebaiknya minum obat tersebut secara rutin. Jangan sampai melewatkannya sampai pengobatan selesai. Jika Anda merasakan sakit pada bekas luka Anda, mungkin Anda perlu mengambil obat antiperadangan untuk meminimalkan rasa sakit dan mencegah peradangan pada bekas sayatan. Sebaiknya, segera periksakan ke dokter.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *