sayuran-dilarang-untuk-ibu-hamil
Informasi Kesehatan

Sayuran Sehat Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil dan Kesehatan Janin

Pada masa kehamilan, Anda harus selalu memperhatikan asupan makanan yang berguna bagi kesehatan Anda dan juga janin. Asupan makanan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi untuk tubuh sendiri, melainkan untuk janin. Untuk mendapatkan nutrisi yang baik tentu saja Anda membutuhkan makanan yang sehat.

Perhatikan juga, apakah yang Anda konsumsi itu aman untuk kehamilan Anda. Karena, apabila Anda salah dalam memilih makanan dapat membuat janin dan juga diri Anda sendiri terkena dampaknya.

Pada masa kehamilan, Anda disarankan untuk selalu makan banyak sayuran, hal ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dan juga perkembangan sang janin. Akan tetapi, tidak semua sayuran juga baik untuk dikonsumsi dalam kondisi ibu hamil loh. Apa saja sih sayuran yang tidak boleh dikonsumsi untuk ibu hamil? Mari simak bersama penjelasa dibawah ini.

Daun pepaya pemicu ari-ari janin menjadi rapuh

Ternyata daun papaya salah satu sayuran yang dilarang untuk ibu hamil, apa alasannya? Sebab daun ini bisa menyebabkan gangguan pada kehamilan, gangguan yang bisa dialami jika tetap mengonsumsi daun pepaya ini yaitu ari-ari janin menjadi lebih rapuh.

Hal ini dapat terjadi pada usia kehamilan yang masih menginjak dua minggu atau yang baisa disebut dengan hamil muda. Untuk menghindari adanya bahaya terhadap kehamilan Anda, biasanya Anda akan disarankan untuk tidak mengonsumsi sayuran ini terlebih dahulu. Masih banyak jenis sayuran lainnya yang dapat membantu kehamilan Anda lebih sehat.

Apabila Anda tetap menginginkan pemenuhan asupan nutrisi dari sayuran, Anda dapat mengonsumsi sayuran hijau lainnya seperti brokoli, bayam, buncis dan masih banyak lainnya. Nanti kita bahas di halaman lainnya ya.

Sayuran mentah berisiko penyebab keguguran

Sayuran mentah ini identic dengan lalapan, dalam kandungan sayuran mentah ini baisanya masih terdapat pestisida yang sangat beresiko menyebabkan keguguran janin Anda. Makan-makanan yang biasa dilengkapi lalapan seperti ayam goreng, ikan, dan lainnya tentu akan terasa nikmat ya. Bagi Anda yang suka sekali makan dengan tambahan lalapan mentah, sebaiknya dihindari dulu saat hamil ya, terutama saat Anda masih hamil muda sangat rentan sekali dengan janin Anda.

Lalapan mentah seperi kol, timun, kobis dan lain sebagainya, walupaun sudah tercuci dengan bersih, sangat di khawatirkan masih ada sisa-sisa pestisida yang menempel.

Apa sih pestisida itu? Pestisida merupakan bahan kimia yang beracun dan berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh. Pestisida biasanya digunakan untuk membuat tanaman lebih subur.

Pada saat kehamilan Anda masih muda, akan sangat rentan sekali terkena resiko keguguran. Berbagai gangguan salah satunya ialah penyebab dari mengonsumsi sayuran mentah atau lalapan mentah sehingga akan memperburuk kondisi kesehatan semasa Anda hamil.

Alangkah baiknya untuk tidak mengonsumsi sayuran mentah untuk dijadikan lalapan, Anda dapat merebusnya terlebih dahulu supaya aman dikonsumsi. Selalu perhatikan Asupan makanan agar kehamilan Anda tidak mengalami gangguan.

Pare penyebab kelahiran prematur

Pare salah satu jenis sayuran yang termasuk dalam golongan buah-buahan. Pare memiliki citarasa yang pahit, namun entah mengapa banyak sekali orang yang menyukai jenis sayuran pahit ini. Bahkan sampai ada yang dijadikan lalapan, jangan dicontoh ya, apalagai jika kandungan Anda masih muda.

Kenapa sih pare dijadikan sebagai sayuran atau buah yang dilarang dikonsumsi untuk ibu hamil?

  • Adanya senyawa alkali yang terdapat pada sayur pare ini dapat membuat Anda sering mengalami sakit perut, diare, mual hingga pada gangguan mata.
  • Pare juga dapat mempengaruhi kadar gula darah, jadi untuk ibu hamil yang mengalami diabetes tidak disarankan untuk mengonsumsi sayur pare ini entah itu dalam bentuk lalapan maupun yang sudah dijadikan sayuran matang.
  • Pare dapat membuat kelahiran si kecil menjadi premature atau bahkan yang lebih parah lagi hingga menimbulkan keguguran.

Premature atau lahir sebelum waktunya dapat membawa pengaruh pada perkembangan organ tubuh si kecil dan sistem imun menjadi kurang. Masih banyak sayuran lainnya yang dapat dijadikan pengganti pare ini, seperti oyong, paprika, tomat, wortel dan lainnya.

Makan taoge menyebabkan gangguan pada kehamilan

Sayuran yang memiliki bentuk lebih kecil dibandingkan dengan jenis sayur lainnya. Siapa sangka, sayuran yang dapat membuat tubuh menjadi lebih subur malahan dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan. Kenapa sih tidak boleh makan taoge?

Kehamilan akan rentan sekali mengalami gangguan apabila Anda mengonsumsinya secara berlebihan, karena terlihat dari bentuk sayur ini yang kecil mungil dan sangat sulit untuk dibersihkan.

Tidak membersihkan taoge dengan maksimal, sangat dikhawatirkan sayuran ini masih tertempel sisa-sisa pestisida.

Itulah yang menyebabkan sayur taoge tidak boleh dikonsumsi untuk ibu hamil. Mengonsumsi sayuran yang masih mengandung pestisida sama saja dengan Anda memasukkan racun kedalam tubuh sendiri.

Mikroba masih hidup pada sayur kangkung

Mikroba atau mikroorganisme yang memiliki ukuran sangat kecil dan tidak akan terlihat jika dilihat dengan mata telanjang.

Salah satu makanan yang terdapat mikroba walaupun sudah dimasak ialah sayur kangkung. Dikhawatirkan masih ada mikroba yang tertempel pada sayur kangkung, walaupun sudah matang.

Mikroba dapat membahayakan kesehatan tubuh hingga menyebabkan kematian, gangguan kesehatan yang bisa dialami akan membuat Anda dan calon bayi berada dalam risiko berbahaya

Itulah beberapa sayuran yang harus Anda hindari dan hentikan untuk mengonsumsinya, sebab memiliki bahaya bagi kehamilan Anda.

Tips atau cara aman untuk mengonsumsi sayuran untuk ibu hamil

Terkait benar atau tidaknya beberapa sayurna tersebut berbahaya pada ibu hamil, Anda juga tetap perlu waspada. Walaupun sayur yang akan Anda konsumsi sudah aman, tetapi dari segi pengolahan kurang tepat juga dapat membahayan kondisi janin Anda. Tips atau cara aman untuk mengonsumsi sayuran, antara lain:

  1. Pilihlah sayuran yang aman untuk dikonsumsi sesuai dengan kondisi kesehan dan janin Anda. Untuk mengetahui ini dapat Anda konsultasikan secara langsung dengan dokter yang menangani kehamilan Anda.
  2. Selalu cuci hingga bersih dengan air mengalir agar sisa pestisida maupun mikroba ikut mengalir dengan air.
  3. Masak hingga benar-benar matang.
  4. Konsumsilah secukupnya dan tidak berlebihan.

Mengonsumsi apapun itu, walapun sangat baik untuk kebutuhan di masa kehamilan Anda, apabila Anda mengonsumsinya secara berlebihan makan akan menimbulkan efek yang berbahaya bagi kondisi tubuh Anda maupun kondisi janin.

Sekian informasi terkait sayuran yang dilarang untuk ibu hamil, semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan Anda. Terimakasih 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *